

Kombes Bayu Suseno (Foto: Satgas ODC)
JAYAPURA–Peristiwa pembacokan yang mengakibatkan salah seorang pelajar tewas mengenaskan di Kabupaten Yahukimo, pada (5/12) lalu meninggalkan luka mendalam bagi pihak keluarga. Korban bernama Berti Liling ditemukan tidak sadarkan diri setelah di kejar dan dibacok oleh orang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo.
Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto, saat dihubungi Cenderawasih Pos menduga pelaku pembacokan merupakan barisan Kodap XVI Yahukimo dari Batalion Yamue dan dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat keamanan yang ada di wilayah tersebut.
“Dimungkinkan pelaku pembacokan merupakan barisan kelompok Kodap XVI Yahukimo dari Batalion Yamue,” ungkap Heru, Kamis (5/12).
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, melalui pers rilisnya yang mengatakan bahwa pelaku pembacokan terhadap salah seorang siswa SMA di Kabupaten Yahukimo adalah KKB wilayah Yahukimo.
Lebih lanjut Brigjen Faizal mengatakan saat tim gabungan dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Brimob Polda Papua, dan Polres Yahukimo langsung merespons laporan masyarakat tersebut.
“Tim kami mendatangi TKP dan berhasil menyelamatkan dua warga sipil. Namun, saat dilakukan penyisiran, ditemukan satu korban meninggal dunia,” ujar Brigjen Faizal.
Page: 1 2
Pneumonia atau yang kerap dikenal masyarakat awam sebagai paru-paru basah masih menjadi "pembunuh" nomor satu…
Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berinisial EM alias L ditangkap…
Pihak Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas aksi…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) menyiapkan skema kerja sama dengan pihak…
–Anggota personel Polsek Ilu, Polres Puncak Jaya, Bripda Jhon Galu Situmorang, mengalami luka tembak setelah…
ksi penyerangan terhadap patroli besar dari Polres Jayawijaya sekaligus melakukan perusakan dan pembakaran terhadap beberapa…