Menurut Edi, antrian solar subsidi pasti terjadi, karena permintaan solar subsidi tinggi, sementara solar non subsidi (dexlite) tidak pernah ada antrian kendaraan.
“Kami sudah menyiapkan dua pilihan jika konsumen ingin yang lebih cepat dan tidak mengantri, bisa memilih solar non subsidi, sementara yang ingin menggunakan solar subsidi tetap harus mengantri, ” tambahnya.
Diakuinya, antrian solar bukan saja di SPBU Nagoya, di SPBU lainnya juga kerap kali terjadi antrian solar dan momen seperti ini selalu terjadi setiap akhir tahun.
“Tetapi kami pastikan bahwa ketersediaan BBM baik subsidi maupun non subsidi, dalam keadaan aman, kami pastikan ketahanan stok rata-rata 15 hari kedepan, baik itu solar subsidi, pertalite, pertamax, dexlite, gas, avtur hingga minyak tanah, ” pungkasnya. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…