“Mereka harus mewujudkan semangat ekonomi Otsus yang berlandaskan pada pembangunan dan keberpihakan pemberdayaan perlindungan bagi OAP,” ujarnya.
Yang paling penting, menempatkan orang dalam struktur birokrasi jangan karena ada kepentingan politik tertentu. Tetapi, merekrut penempatan SDM yang bekerja sebagai bawahan atau pembantu gubernur merupakan orang-orang yang memiliki jiwa profesionalitas yang baik.
Selain itu juga, secepatnya menyelesaikan reformasi birokrasi dan membangun konsolidasi politik. Yang tak kalah penting adalah politik merangkul. “Saya yakin mereka berdua memiliki kemampuan yang cukup baik dalam memimpin lembaga pemerintahan. Kita harap mereka dapat menuntaskan seluruh program kerja hingga 5 tahun yang akan datang,” pungkasnya. (fia/ade)
Kapolres Jayawijaya Melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ipda Muhammad Torib Basori,…
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Demarce meminta warga untuk lebih proaktif memeriksa kondisi lingkungan tempat tinggal.…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kapolsek KPL Merauke, Iptu Muhammad Adam Srifaldy, SH, membenarkan…
Kondisi ini dapat ditemukan di hampir seluruh ruas jalan di wilayah kota bahkan di wilayah…
Willy Ater menjelaskan, penahanan tersebut dilakukan setelah pihaknya melayangkan 2 kali panggilan kepada yang bersangkutan.…
Menurut Tony Wenas, peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) tahun 2026 bukan sekadar…