“Mereka harus mewujudkan semangat ekonomi Otsus yang berlandaskan pada pembangunan dan keberpihakan pemberdayaan perlindungan bagi OAP,” ujarnya.
Yang paling penting, menempatkan orang dalam struktur birokrasi jangan karena ada kepentingan politik tertentu. Tetapi, merekrut penempatan SDM yang bekerja sebagai bawahan atau pembantu gubernur merupakan orang-orang yang memiliki jiwa profesionalitas yang baik.
Selain itu juga, secepatnya menyelesaikan reformasi birokrasi dan membangun konsolidasi politik. Yang tak kalah penting adalah politik merangkul. “Saya yakin mereka berdua memiliki kemampuan yang cukup baik dalam memimpin lembaga pemerintahan. Kita harap mereka dapat menuntaskan seluruh program kerja hingga 5 tahun yang akan datang,” pungkasnya. (fia/ade)
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras,…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menjelaskan bahwa kegiatan nasional tersebut merupakan…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menghadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di…
Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu,…