

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua, S.E., M.M., memberikan tumpeng kepada Serda marinir Veri Dwi Irjayanto peraih medali perunggu Cabor Selam Pada PON 21 di NAD, bersama prajurit prestasi lainnya yang memperoleh penghargaan Kesetiaan 16 Tahun dari Presiden. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)
JAYAPURA-Suasana penuh khidmat dan kebanggaan menyelimuti Lapangan Trisila Kodaeral X, Jayapura, saat 1.800 prajurit gabungan dari tiga matra TNI (AD, AL, AU), Polri, dan PNS TNI meriahkan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI, Minggu (5/10). Upacara militer megah itu dipimpin langsung oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua, S.E., M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Komandan upacara oleh Letkol Laut (T) Masligar Fersida, S.T (Kadis Harkan Kodaeral X Jayapura).
Dengan mengusung tema nasional “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, kegiatan peringatan HUT ke-80 TNI menjadi momen reflektif bagi seluruh prajurit untuk memperkokoh semangat pengabdian kepada bangsa dan rakyat Indonesia. Rangkaian upacara dimulai dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, pemeriksaan pasukan, pembacaan Sapta Marga, hingga penyematan tanda kehormatan kepada prajurit yang memperoleh tanda kehormatan negara.
Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta menundukan kepala, mengheningkan cipta, mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Usai upacara militer, kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan dan alutsista dari ketiga matra TNI, Polri, serta PNS TNI, yang menampilkan kekuatan profesional dan kesiapan alat utama sistem senjata (Alutsista) di wilayah Papua.
Defile berjalan meriah dan mendapat sambut antusias warga Jayapura yang turut hadir menyaksikan momen setahun sekali tersebut. Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua, saat ditemui wartawan usai kegiatan defile menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dan sinergi antara TNI dan rakyat dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa.
“Kita harapkan dengan moto TNI Prima, dimana TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Kita manunggal dengan rakyat, kita adalah anaknya rakyat, dan dalam pelaksanaan tugas TNI demi rakyat, sehingga diharapkan nanti ke depan Indonesia lebih maju,” ungkap Kasdam.
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…