

Marselina Waromi selaku Direktur CV Rondenafa Jayapura (kiri) dan Noldi Waromi dari CV Cenderawasih Nirwana saat menunjukkan nota tugas untuk pekerjaan paket cleaning service di DPR Papua, saat ditemui di Jayapura, Kamis (5/3) (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Dua pengusaha Papua yang selama menangani kebersihan gedung di DPR Papua mengaku keberatan dengan keputusan sepihak yang memutuskan hubungan kerjasama dalam pekerjaan paket cleaning service yang bersumber dari DPA sekretariat dewan. Salah satu pengusaha, Marselina Waromi selaku Direktur CV Rondenafa Jayapura akhirnya membuat laporan polisi di Polda Papua.
Ia merasa dirugikan atas pemutusan hubungan kontrak kerja tersebut. Apalagi pekerjaan ini sudah ditangani selama 4 tahun itu. Selain Marselina, Noldi Waromi dari CV Cenderawasih Nirwana juga tidak terima dengan keputusan tersebut.
Menurut Marselina pihaknya bekerja menangani kebersihan di gedung baru DPR Papua dengan mempekerjakan 20 petugas cleaning service. Sedangkan Noldi menangani gedung DPR lama dengan 22 pekerja.
“Kami kaget saja dimana tanggal 14 Februari itu terakhir kami bekerja dan disampaikan untuk tidak lagi dilanjutkan. Padahal berbagai peralatan dan bahan sudah kami belanjakan namun tiba-tiba pekerjaan kami dihentikan,” beber Marselina saat ditemui di Jayapura, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan bahwa selama ini mereka bekerja sesuai nota tugas yang ditantangani pada 5 Januari oleh Sekwan ketika itu, Dr Juliana Waromi.
Tapi tiba-tiba dikatakan sekarang sudah ada perusahaan lain yang masuk dan menggantikan. Kabar yang diperoleh, penghentian tersebut diduga atas perintah pimpinan DPR. Marselina meminta keadilan karena pihaknya sudah melakukan kewajiban bahkan menggaji semua petugas kebersihan namun tiba-tiba diputus begitu saja.
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…
Inovasi tersebut diluncurkan 21 Juli 2026, bertepatan dengan penyerahan 192 siswa baru. Aplikasi presensi…
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, dari Januari hingga 14…
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…
Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…