Politisi dari Partai Nasional Demokrat ini mengungkapkan jika beberapa titik dimana pemerintah telah memberikan sosialisasi kepada pemilik hak ulayat. Misalnya, untuk perkebunan kelapa sawit.
‘’Mengapa perkebunan kelapa sawit itu tidak pernah di palang, karena bagaimana perusahaan itu menjelaskan. Bukan dalam 1 bulan tapi butuh waktu 6 bulan sampai 1 tahun mereka, menjelaskan apa dampaknya dan apa manfaatnya. Saat dibongkar, perusahaan itu lancer-lancar saja. Kalau PSN dilakukan seperti itu, saya pikir semuanya berjalan aman. Intinya harus ada sosialisasi terlebh dahulu sebelum memulai suatu kegiatan,’’ pungkasnya. (ulo/ade/jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyatakan bahwa penanganan wilayah pedalaman dan pegunungan membutuhkan pendekatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…
AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH menyatakan suburnya pembudidayaan ganja dan…