Sekolah langsung ramai karena didatangi pihak keluarga dan massa yang tidak menerima atas perlakuan pelaku. Untungnya ini tidak berlangsung lama dan polisi mendatangi TKP kemudian membawa pelaku menjauh dari kerumunan warga. Dari video yang beredar, tak sedikit warga yang mencoba memukul pelaku hingga mobil patroli datang membawa BN ke kantor polisi.
Dewa mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri sebab bisa memunculkan satu tindak pidana baru nantinya. Ia menyarankan amankan dan segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat. “Kini kejadian tersebut dalam penanganan intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) satuan reskrim Polresta Jayapura Kota,” pungkas Kompol Dewa Ditya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…