Categories: BERITA UTAMA

Kepung Homeyo, TNI Polri Berhasil Persempit Ruang Gerak KKB

JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri nampaknya tak  ingin mengulur – ngulur waktu untuk bisa segera memberi pressure terhadap kondisi terkini di Intan Jaya.

Kabupaten pecahan Paniai ini beberapa hari terkahir cukup mencekam lantaran kontak tembak  antara aparat keamanan dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)   masih terjadi. Alhasil warga setempat merasa tidak nyaman dan memilih mengamankan diri.

Kapolda mengatakan untuk  mengendalikan situasi ini ia telah mengirimkan pasukan brimob untuk melakukan penegakan hukum. Dipertegas bahwa pasukan yang didatangkan ini tak lagi  sekedar memberikan pengamanan melainkan penegakan hukum yang artinya para pelaku yang terus menebar terror akan dikejar.

“Hingga Kamis kemarin masih ada gangguan tembakan dan kami akan segera  dorong perbantuan dan Jumat ini kami berharap ada yang sudah landing perkuatan untuk melakukan penindakan. Yang diturunkan dari Satgas Damai Cartenz dan dari TNI. Ini untuk penegakan hukum,” kata Kapolda kepada wartawan di Mapolda Papua, Jumat (3/5).

Ia mengatakan jika pasukannya sudah masuk maka pihaknya akan segera menyusun langkah taktis dan teknis untuk menangani menyeluruh. Terkait   jumlah personil yang leih dulu diturunkan kata Kapolda sudah ada 20 personil brimob yang tiba di Intan Jaya dan jumlah ini akan kembali ditambah.

“Kami terkendala penerbangan sebab 2 heli kami masih dalam proses maintenance.” imbuhnya.

Disinggung soal kondisi pemerintahan di Intan Jaya, Kapolda menyampaikan bahwa di Sugapa pemerintahan pasti terganggu dimana dari waktu ke waktu hingga pasca pemilu dan jika terjadi gangguan maka para pejabat  akan memilih keluar dari Intan Jaya sedangkan yang masih bertahan adalah aparat TNI Polri ditambah BKO.

Ditambahkan Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon bahwa  aparat TNI Polri akhirnya berhasil menguasai Distrik Homeyo yang sebelumnya dibuat mencekam oleh OPM. “OPM telah mengganggu keamanan dan berusaha menguasai wilayah Homeyo selama tiga hari berturut-turut,” kata Richard dalam rilisnya.

Aksi ini dimulai serangan terhadap Polsek Homeyo pada tanggal 30 April 2024 yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia dan dilanjutkan dengan aksi pembakaran bangunan SD Inpres Pogapa pada hari Rabu 1/5/2024, dan upaya penyerangan terhadap Koramil 1705-05/Homeyo pada tanggal 2 Mei 2024.

“Serangan OPM selama tiga hari di Homeyo telah menimbulkan ketakutan bagi masyarakat setempat, bahkan ada beberapa masyarakat yang pergi mengungsi mengamankan diri.    Akibat aksi gangguan bersenjata dan pembakaran yang dilakukan oleh OPM tersebut juga melumpuhkan aktivitas masyarakat setempat.  Kami akhirnya melancarkan operasi penindakan terhadap OPM yang berada di Distrik Homeyo,” tegas  Richard.

“Aparat gabungan TNI Polri tersebut melibatkan satuan jajaran Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema dan Satgas Nanggala Damai Cartenz. Hasil yang didapatkan dari operasi tersebut adalah berangsur-angsur pulihnya situasi keamanan wilayah Distrik Homeyo dari aksi-aksi sporadis OPM. Operasi Penindakan tegas terhadap OPM di wilayah Distrik Homeyo merupakan upaya menciptakan keamanan wilayah yang akan mendukung semua proses percepatan pembangunan Papua,” ucap Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon.  (ade/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

12 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

13 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

14 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

15 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

16 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

17 hours ago