

Tampak rumah-rumah warga di Kampung Asekop dan Kampung Mimin, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, ludes terbakar Sabtu, (22/2). (foto: Pendam XVII Cendrawasih for Cepos)
JAYAPURA-Kodam XVII Cenderawasih dengan tegas membantah tuduhan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebut TNI telah membakar tujuh rumah warga di Kampung Asekop dan Kampung Mimin, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan berita bohong atau hoaks. Ia menekankan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum, bukan melakukan tindakan represif terhadap warga.
“Kami pastikan informasi tersebut hoaks. Justru TNI hadir untuk melaksanakan tugas melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum dari aksi teror gerombolan OPM,” ujar Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangan resminya, Selasa (4/3).
Lebih lanjut, ia juga membantah isu lain yang menyebut aparat TNI mengancam warga, menggunakan gereja sebagai pos militer, serta menembak ternak dan merampas hasil kebun warga di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Menurutnya, tuduhan tersebut merupakan bagian dari propaganda yang sengaja disebarkan oleh OPM untuk memprovokasi masyarakat dan menciptakan situasi yang tidak kondusif wilayah tersebut.
“TNI hadir di daerah, khususnya di Kampung Asekop dan Kampung Mimin, serta daerah lain di Tanah Papua, dengan sungguh-sungguh melaksanakan tugas melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum dari aksi teror OPM,” tegasnya.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…