Categories: BERITA UTAMA

Tim Investigasi Bakal Identifikasi Menyeluruh

WAMENA– Proses hukum tragedi kerusuhan Sinakma Wamena yang menelan 11 korban jiwa bakal dilakukan  dengan identifikasi dan investigasi secara menyeluruh  dan transparan serta perlunya kejujuran dari tim –tim yang lainnya.

Koordinator Identifikasi kerusuhan Sinakma Wamena Theo Hesegem menyatakan untuk proses identifikasi pasti akan dilakukan investigasi seluruhnya semua proses yang  kejadian pada tanggal 23 Februari lalu , tim yang terlibat di dalam itu ada beberapa teman-teman dan pihaknya sedang membangun komunikasi untuk memperkuat tim yang ada.

“Kami minta tim ini akan melakukan investigasi secara menyeluruh sehingga tidak ada yang menutup-nutupi soal kasus-kasus ini, semua harus terbuka dan transparan,” tegasnya Sabtu (4/3) lalu.

Ia menyatakan terkait dengan upaya pemerintah memberikan dana kemanusiaan itu tidak mengurangi rasa hormat, terhadap proses hukum yang saat ini dilakukannya artinya uang yang sudah diberikan dari sisi kemanusiaan itu berarti proses hukum dihapus tidak, tetapi proses hukum tetap siapa yang bersalah tetap diproses.

“Kita akan melihat keadilan apa yang terjadi sebenarnya. Sampai hari ini-kan masih ada dugaan-dugaan hanya bilang ini polisi, tentara dan lain-lain. Tapi hasil investigasi itu akan menunjukkan siapa dia,”tegasnya.

Lanjut pria yang dikenal sebagai aktifis HAM di Jayawijaya, pihaknya akan bekerja independen, jujur dan transparan tapi tim yang dibentuk masing-masing ini apakah mau mengungkap transparan atau tidak. Ini yang belum dimengerti, apakah ada kesamaan persepsi atau tidak.

“Prinsipnya kami tetap independen yang akan mengungkapkan itu semua. Siapapun yang salah entah itu polisi yang salah, atau TNI yang salah kami akan mengungkap masalah ini,”bebernya

Terkait dengan bukti hasil visum dan lain-lain ini bukan kewenangan tim, tetapi itu kewenangan kepolisian jadi intinya semua harus terungkap tidak ada yang kebal hukum, tindakan ini-kan brutal yang menyebabkan 9 orang meninggal dunia.

“Kami sangat berharap hal itu tidak terjadi. Tapi ini kan masih ada dugaan-dugaan jadi saya pikir itu masing-masing tim silakan tapi intinya korban menerima keadilan, begitu juga dalam proses penikaman,”jelasnya.

Theo menambahkan siapapun dia harus menyampaikan kalau salah menyampaikan salah, tetapi kalau benar sampaikan benar, jadi setiap orang yang ada itu diminta untuk kejujurannya dalam melakukan investigasi yang lengkap.

“Dalam penyelesainan kasus ini harus sinkron, mengungkap sesuai dengan fakta yang ada, oleh karena itu tim yang kami bentuk ini akan berjalan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,”tutupnya. (jo/wen)

newsportal

Recent Posts

Tolikara Bergerak Untuk Iman, Pemkab Tolikara All Out Sukseskan Rapat BPL GIDI di Kanggime

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…

17 minutes ago

Gubernur Ajak Warga Kampung Kaniskobat Dukung Program Pembangunan

Selain itu, Apolo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dan turut serta dalam pembangunan…

1 hour ago

FLS3N dan O2SN Ajang Melatih Anak Bangun Sportifitas dan Kerja Keras

‘’Sebuah prestasi tidak dihasilkan secara instan tapi lewat kerja keras, berjenjang dan penuh disiplin. FLS3N…

2 hours ago

Senggolan Waktu Joget, Prajurit TNI AD Tewas Ditembak

Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB.…

3 hours ago

1.061 Koperasi Diresmikan, Jadi Penggerak Ekonomi Kampung

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di…

4 hours ago

Pangdam XVII/Cenderawasih: Proses Rekruitmen Tenaga Koperasi Telah Dilakukan

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan koperasi tidak hanya difokuskan pada…

5 hours ago