

Penggagas Noken Papua di Unesco, Titus Pekei
JAYAPURA– Hampir setiap suku di Tanah Papua mengenal noken dalam bentuk, sebutan, dan fungsi yang beragam. Dari pedalaman Pegunungan Tengah hingga pesisir utara dan selatan, noken hadir sebagai simbol kebersamaan.
Ia dipakai untuk membawa hasil kebun, barang kebutuhan, bahkan bayi—menunjukkan ikatan antara manusia, keluarga, dan alam.
Dengan diakui dunia, identitas ini tidak lagi hanya dikenal secara lokal. noken menjadi penanda bahwa budaya Papua hidup, berharga, dan memiliki tempat dalam peta kebudayaan global. Titus memberi beberapa catatan terkait noken, pertama noke sebagai martabat. Martabat dalam noken tercermin dalam nilai-nilai dasar yang ia ajarkan: kerja keras, kesabaran, kemandirian, dan kesetiaan kepada alam.
Para perajin – terutama mama-mama Papua jangankan menjual noken, membuatnya saja membutuhkan waktu, ketelitian, dan penghayatan budaya. Ketika UNESCO mengangkat noken ke panggung dunia, martabat Orang Papua ikut terangkat.
Pengakuan ini membuktikan bahwa budaya yang lahir dari hutan-hutan adat, lembah-lembah, dan gunung-gunung Papua memiliki kapasitas untuk menginspirasi dunia tentang keberlanjutan, kedamaian, dan harmoni manusia dengan alam.
Lalu noken sebagai arah masa depan. Noken bukan hanya warisan masa lalu, ia adalah harapan masa depan. Melalui noken, masyarakat Papua diajak untuk melestarikan alam dan bahan baku tradisional. Serat alam yang menjadi bahan dasar noken adalah bagian dari ekosistem Papua.
“Menjaga noken berarti menjaga hutan, sungai, tumbuhan serat, dan seluruh sumber daya yang menopang kehidupan Papua,” beber Titus.
Page: 1 2
Dikatakan, pihaknya memiliki tugas pada aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan. Namun, koordinasi dengan pengelola…
Hal ini dinilai krusial agar setiap program pemerintah dapat diterima dan dirasakan manfaatnya secara optimal…
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Papua Sri Utami mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan MBG sebagai bagian…
“Program MBG sangat strategis bagi Papua karena mendukung 'Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis’…
‘’Pelakunya 2 orang. Satu membawa parang dan satu pelaku lainnya membawa pisau. Luka besar pada…
Ini terlihat di dua rumah sakit pemerintah yakni RSJ Abepura dan RSUD Jayapura. Bahkan untuk…