Categories: BERITA UTAMA

15 Orang Hilang Akibat Longsor dan Banjir

Sementara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mulai menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) kepada keluarga korban bencana alam di Distrik Dal dan Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga yang menghanyutkan 23 orang di wilayah itu. Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan Yanius Telenggen, SH, M.AP, menyatakan penyaluran bantuan kemanusiaan ini di dua titik pengungsian warga Nduga yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Bantuan ini bentuk kepedulian dari gubernur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Papua Pegunungan. Bantuan yang disalurkan berupa 4 ton beras, 50 karton mi instan, 6 unit tenda, 250 kilogram gula pasir, dan minyak goreng. Sebagian bantuan akan dikirimkan langsung ke Distrik Dal, sementara sisanya akan disalurkan ke Distrik Mebrok melalui jalur akses Kuyawagi.

“Kami datang karena merasa satu keluarga. Dalam suasana duka ini, kami hadir untuk saling menguatkan, sebab dari bencana banjir dan longsor yang menghanyutkan 23 orang baik 15 orang di Distrik Dal dan 8 orang di Distrik Mebrok yang hingga kini belum ditemukan,”kata Yanius Telenggen

“Kejadian ini adalah kejadian luar biasa, diluar dugaan semua orang, oleh karena itu membutuhkan penanganan bersama baik pengungsi maupun para korban yang ada saat ini,”kata Telenggen Mantan Kadis BPBD Provinsi Papua Pegunungan juga mengaku Informasi mengenai korban di Distrik Mebrok baru diterima beberapa hari setelah kejadian melalui jaringan SSB. Meski terjadi di dua distrik yang berbeda, namun bencana ini terjadi pada hari yang sama dan disebabkan oleh arus sungai yang sama.

“Warga disana sampai saat ini masih melakukan pencarian terhadap para korban, mereka menginginkan agar warga yang hilang ini bisa segera ditemukan, sehingga kami dari Pemprov Papua Pegunungan akan tetap melihat dan mengontrol mereka. Sementara itu Mewakili keluarga korban, Obet Gwijangge menyampaikan harapannya agar pemerintah terus hadir mendampingi warga yang sedang berduka

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi KebiasaanDorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

1 day ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

1 day ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

1 day ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

1 day ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

2 days ago