

MERAUKE-Nasib naas dialami pasang suami istri (pasutri) MJ (66) dan istrinya SM (55) warga Distrik Tanah Miring Merauke. Pasutri yang sedang mengendarai sepeda ontel, dihadang tiga pria yang identitasnya belum diketahui, Senin (4/11) sekira pukul 05.00 WIT.
Pelaku yang keluar dari semak-semak, langsung menganiaya MJ dan istrinya dibawa kabur pelaku ke dalam hutan dan diduga diperkosa secara bergiliran.
Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kasubag Humas AKP Suhardi dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Menurut Suhardi, korban MJ yang bekerja sebagai tukang bangunan keluar rumah untuk bekerja. Saat pasutri tersebut jalan beriringan menggunakan sepeda ontel, secara tiba-tiba muncul tiga pria yang tidak dikenal dari balik semak-semak dan langsung menyerang korban MJ.
“Sedangkan istri korban diancam akan dibunuh jika tidak mengikuti keinginan dari para pelaku. Selanjutnya, para pelaku membawa korban ke dalam hutan dan memperkosanya. Korban MJ mengalami luka bacok pada pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri,” jelasnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (4/11).
Usai menjalankan aksinya, ketiga pelaku menurut Suhardi langsung kabur meninggalkan korban. Setelah mendapatkan laporan dari saksi korban, Polres Merauke menurutnya langsung menurunkan tim untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Namun hingga berita ini diturunkan belum membuahkan hasil. Sedangkan kedua korban, setelah sempat dibawa ke Puskemas SP 7 Tanah Miring selanjutnya dirujuk ke RSUD Merauke untuk menjalani perawatan secara intensif. ‘’Sementara tim sedang melakukan pengejaran di lapangan,’’ pungkasnya. (ulo/nat)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…