Categories: BERITA UTAMA

Puluhan Anggota DPR Papua Tutup Paksa Ruang Pimpinan

JAYAPURA – Puluhan anggota DPR Papua Rabu (5/4) melakukan protes terhadap empat pimpinan mereka termasuk sekretaris dewan karena merasa setelah daerah otonomi baru terbentuk justru mempengaruhi aktifitas dan kinerja yang semakin melempem. Tak hanya itu, hak-hak kedewanan yang sebelumnya lancar kini tersendat. Ini juga yang menjadi poin alasan dari aksi penutupan paksa ruangan para pimpinan. “Ini menjadi aspirasi bersama karena sebelumnya kami dari 9 fraksi sudah menyampaikan surat kepada pimpinan untuk segera digelar Bamus. Surat ini sampai dua kali disampaikan tapi tetap tidak ditanggapi sehingga kami memutuskan untuk menutup paksa,” kata Nioluen Kutouki, salah satu anggota yang protes. Dikatakan saat ini status mereka adalah masih sebagai anggota DPR Papua hingga tahun 2024 mendatang sehingga semua aktifitas, hak dan kewajiban sepatutnya tetap melekat tanpa harus terhambat. “Tugas DPR, Komisi komisi harusnya berjalan seperti biasa. Bukan tidak ada aktifitas. Kami meminta sekwan untuk segera merincikan dan mempresentasekan tugas tugas anggota dewan. Jika ini tidak dilakukan termasuk tak digelar Bamus maka kami akan terus menutup paksa ruangan ini,” bebernya.

Aksi menutup paksa ruang pimpinan dewan

Ditambahkan Elvis Tabuni selalu Ketua Komisi I bahwa selama ini terjadi kevakuman sehingga pihaknya mendukung dilakukan penutupan ruang pimpinan. Lalu Nathan Pahabol menambahkan bahwa ada 8aret disampaikan lewat surat ke pimpinan DPR untuk dilakukan rapat Bamus tapi tidak dilakukan. Lalu pada 28 Maret juga digelar rapat dan kami sampaikan untuk digelar Bamus tapi tetap tidak dilakukan hingga sebagai bentuk protes kami tutup sambil menunggu penjelasan soal sikap kami ini,” tutup Nathan. (Ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

5 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

7 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

8 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

9 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

10 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

11 hours ago