Menurutnya, nama itu disebut karena pembagian peran saat bertugas di PB PON Papua, yaitu YW yang merupakan calon bupati terpilih posisinya sebagai atasan dan TR sebagai bawahan. Namun usai pembacaan dakwaan, kuasa hukum para terdakwa menyatakan tidak akan mengajukan eksepsi. Mereka meminta sidang langsung berlanjut ke tahap pembuktian.
Kasus korupsi dana PON mencuat setelah Kejaksaan Tinggi Papua melakukan penyelidikan dan pada 3 September 2024, Kejati menetapkan empat tersangka di atas. Lalu pada 17 Januari 2025, berkas perkara keempat terdakwa dilimpahkan ke PN Jayapura. Persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan pun digelar pada 3 Februari 2025. Hakim kemudian menetapkan agenda pemeriksaan saksi dari JPU yang akan berlangsung pada 10 Februari 2025 Diketahui, sidang ini akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi.(roy/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…