Categories: BERITA UTAMA

Kedatangan Firli ke Rumah Gubernur Papua Disorot

Dalam Sejarah KPK Tak Ada Ketua Nimbrung dalam Proses Penyidikan

JAKARTA – Kedatangan Ketua KPK Firli Bahuri ke rumah Gubernur Papua Lukas Enembe menuai kontroversi. Langkah tersebut dianggap sebagai kemunduran KPK dalam menangani kasus korupsi. Sebab, di era sebelumnya tidak pernah ada pimpinan KPK yang ikut nimbrung dalam pemeriksaan tersangka. Apalagi sampai datang ke rumah pribadi tersangka.

Ketua IM57+ Institute M. Praswad Nugraha mengatakan kapasitas Firli datang ke rumah pribadi Enembe di Jayapura kemarin (3/11) patut dipertanyakan. Apakah sebagai ketua KPK atau sebagai pribadi. Jika sebagai pimpinan KPK tentu hal tersebut merupakan preseden buruk. ”Karena secara tidak langsung dia (Firli, Red) telah mengistimewakan tersangka,” ujarnya kepada Jawa Pos.

Terlebih, lanjut Praswad, pimpinan KPK saat ini sudah bukan lagi penyidik dan penuntut umum sebagaimana diatur dalam pasal 21 UU KPK yang direvisi DPR dan pemerintah pada 2019 lalu. Aturan itu membuat alasan Firli datang ke rumah Enembe untuk menjalankan tugas menjadi tidak relevan. ”Jadi pertanyaanya, Firli ini ngapain (datang ke rumah Enembe, Red)?” tegasnya.

Seperti diberitakan, Firli bersama tim KPK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) datang rumah Enembe di Jayapura, Papua. Firli menyebut kedatangannya itu untuk mengecek kondisi kesehatan Enembe. Dalam foto yang beredar, Firli tampak berjabat tangan dengan Enembe. Di foto tersebut juga terlihat petugas yang mengenakan rompi bertuliskan logo KPK.

Praswad meminta Dewan Pengawas (Dewas) KPK segera menindaklanjuti pertemuan Firli dan Enembe tersebut sebagai dugaan pelanggaran etik yang serius. ”Dewas bisa menggali lebih dalam maksud dan tujuan Firli datang ke rumah tersangka, apalagi ini baru pertama kali terjadi,” papar mantan penyidik senior KPK tersebut. (tyo)

newsportal

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

14 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

15 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

16 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

17 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago