

Benny Wenda
JAYAPURA – Presiden Sementara West Papua, Benny Wenda mengatakan pihaknya sangat kehilangan atas berpulangnya aktivis pro kemerdekaan Filep Karma Selasa (1/11) lalu.
Benny Wenda menyebut Filep Karma adalah pemimpin garis depan, selalu hadir di setiap protes, meyakinkan dan menginspirasi semua orang West Papua yang berbaris atau berdoa bersamanya.
“Filep Karma membela keadilan, demokrasi, perdamaian dan perlawanan tanpa kekerasan, tetapi meskipun demikian, dia dipenjara karena mengibarkan bendera Bintang Kejora,” katanya.
“Semua orang West Papua, baik di hutan, di kota-kota, kamp-kamp pengungsi, atau di pengasingan, berduka atas kehilangan itu,” katanya.
Ia mengatakan Karma adalah aktivis West Papua pro kemerdekaan paling terkemuka, paling terdepan yang pernah di penjara di Indonesia. Benny Wenda menyebut hari ini sebagai duka nasional di Papua.(oel/wen)
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…