

Benny Wenda
JAYAPURA – Presiden Sementara West Papua, Benny Wenda mengatakan pihaknya sangat kehilangan atas berpulangnya aktivis pro kemerdekaan Filep Karma Selasa (1/11) lalu.
Benny Wenda menyebut Filep Karma adalah pemimpin garis depan, selalu hadir di setiap protes, meyakinkan dan menginspirasi semua orang West Papua yang berbaris atau berdoa bersamanya.
“Filep Karma membela keadilan, demokrasi, perdamaian dan perlawanan tanpa kekerasan, tetapi meskipun demikian, dia dipenjara karena mengibarkan bendera Bintang Kejora,” katanya.
“Semua orang West Papua, baik di hutan, di kota-kota, kamp-kamp pengungsi, atau di pengasingan, berduka atas kehilangan itu,” katanya.
Ia mengatakan Karma adalah aktivis West Papua pro kemerdekaan paling terkemuka, paling terdepan yang pernah di penjara di Indonesia. Benny Wenda menyebut hari ini sebagai duka nasional di Papua.(oel/wen)
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…