Categories: BERITA UTAMA

Demo di Jayapura Jadi Contoh untuk Nasional

Komnas HAM RI juga diminta memeriksa Kapolresta Sorong dan anggotanya atas dugaan tindakan penyiksaan terhadap masyarakat sipil. Lalu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diminta menyelidiki penangkapan dan penyiksaan terhadap anak berusia 15 tahun, Kapolda Papua Barat Daya diminta menindak oknum polisi yang melakukan tindakan sewenang-wenang dan Kapolresta Sorong diminta menghentikan kriminalisasi terhadap Yance Manggaprouw.

Solidaritas Mahasiswa Papua mengecam Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu yang disebut memerintahkan aparat melakukan penangkapan dan penggunaan gas air mata serta peluru yang membahayakan warga sipil.

“Kami juga meminta Mahkamah Agung (MA) membebaskan 4 tahanan politik Papua karena dianggap hanya menyampaikan pendapat di muka umum termasuk mendesak dihentikannya kekerasan, pendropan militer, perampasan tanah adat, serta investasi dan proyek strategis nasional (PSN) di seluruh tanah Papua, termasuk di Merauke,” cecar Kamus

Pendemo juga membawa tulisan diantaranya, ‘Apa arti Merah Putih jika Hanya Menjadi Tirai yang Menutupi Luka dan Darah’, ‘Hanya Orang Gila yang Menganggap Negara ini Baik-baik Saja’, ‘Kekerasan Berulang di Papua’, “Kasus kekerasan di Papua Tak Pernah Berakhir’ termasuk ‘Bubarkan Parpol Otus Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai. “Terima kasih kepada elemen mahasiswa dan masyarakat yang turut menjaga kondusifitas,” ujar Cahyo.

Dalam pengamanan aksi tersebut, massa yang turun diperkirakan berjumlah sekitar 600 orang sedangkan dari Polda Papua menurunkan sekitar 550 personel gabungan. Pantauan Cenderawasih Pos, sejak pagi situasi Abepura dan sekitarnya tampak lengang. Pelaku usaha memilih tidak membuka usahanya dan hanya memantau dari media sosial maupun jendela.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 TahunGuru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…

21 hours ago

KWI Soroti Luka Sosial Papua

Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…

22 hours ago

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

23 hours ago

WKRI Papua Anjangsana ke PAUD St. Lukas dan TK Mentari Yo Nafri

Pengurus DPD Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Papua melakukan anjangsana ke TK Mentari Yo Kampung…

1 day ago

Intelektual Muda Papua Harus Peka dengan Persoalan di Masyarakat

– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura menyelenggarakan kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK)…

1 day ago

Setelah 1.800 Kali Nobar, Pesta Babi Kini Bisa Ditonton di Youtube

Tokoh Masyarakat Adat Yei, Vincen Kwipalo, yang juga menjadi narasumber dalam film tersebut, secara simbolis…

1 day ago