

Speedometer motor milik korban yang rusak usai upaya pembunuhan dengan cara penembak gagal. Kejadian ini terjadi di Dekai, Kamis (30/4) (foto:Humas ODC)
JAYAPURA—Masyarakat Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kembali diliputi rasa cemas akibat rangkaian aksi kekerasan bersenjata yang terjadi dalam sepekan terakhir. Gangguan keamanan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus menghantui warga, khususnya di wilayah Distrik Dekai.
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22 WIT di Jalan Jenderal Sudirman, Dekai. Dan yang terbaru aksi kekerasan kembali terjadi pada Kamis (30/4/2026) berupa percobaan pembunuhan terhadap seorang warga sipil. Peristiwa terakhir berlangsung di kawasan Ruko Blok A, Kota Dekai. Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 08.40 WIT saat korban berinisial S (54) hendak membuka tempat usahanya.
“Saat korban berada di depan rumah dan bersiap menggunakan sepeda motor, dua orang tak dikenal yang berboncengan melintas, kemudian berbalik arah dan mendekati korban,” ujarnya. Salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan satu kali tembakan ke arah korban. Beruntung, tembakan tersebut tidak mengenai korban, namun merusak bagian spidometer sepeda motor miliknya.
Merespons kejadian itu, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa korban dan sejumlah saksi. Aparat juga meningkatkan patroli dan penyisiran di wilayah Kota Dekai guna mengantisipasi gangguan lanjutan.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…