

Kombes Pol Victor Mackbon ( foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA – Kapolres Jayapura Kota, Kombes Pol DR Victor Mackbon mengungkapkan bahwa pasca pecoblosan pada 14 Februari lalu saat ini pihak kepolisian masih memonitor perkembangan pleno ditingkat distrik. Seluruh distrik masih mendapatkan pengawalan dari anggota yang diplotkan setiap hari.
Tak hanya itu, satu yang juga diantisipasi adalah agenda pleno perolehan suara ditingkat kabupaten yang dalam waktu dekat akan dibawa ke KPU Provinsi. Ini menjadi atensi khusus Polresta Jayapura sebab bagaimanapun juga lokasi kantor KPU masih berada di wilayah Polresta.
“Dua hari lalu kami menghadiri pembukaan pleno kota namun belum rampung juga dan kami tetap siagakan personel di lima lokasi rekapitulasi kemudian kami menggelar patroli,” ujar Victor Mackbon di Mako Polresta, Jumat (1/3) kemarin.
Jika saat patrol ditemukan ada simpul warga atau masyarakat yang berkumpul memonitor penghitungan suara caleg maka disitu akan disambangi.
“Yang kami antisipasi jangan sampai ada yang tidak terima dengan jumlah suara calegnya. Memang ada banyak laporan yang sudah kami terima juga tapi sekali lagi kami pertegas bahwa jika tidak puas maka itu ada mekanismenya,” kata Kapolresta.
Ia mengingatkan untuk jangan menggunakan pola – pola yang mengganggu kamtibmas. Jika ada dugaan penyalahgunaan maka sebaiknya dilaporkan ke Bawaslu, Panwas atau Gakumdu. “Tidak bisa melakukan pengancaman kepada PPD atau petugas KPU karena akan memberi ekses kepada yang tindak pidana murni dan kami siap mengambil tindakan,” tegasnya.
Terkait pleno kabupaten kata Kapolresta diakui potensi ancaman pasti semakin tinggi sehingga personel mulai disiagakan. “Kami juga berkoordinasi dengan KPU untuk mengetahui semua tahapan dan perkembangan di lapangan termasuk dengan Polda Papua untuk memastikan soal personel dan penanganannya,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…