Sementara itu, mengenai laporan JJ ke Polda Papua terkait penggeledahan, Stevy menyebut langkah tersebut merupakan hak yang bersangkutan sebagai warga negara.
“Itu adalah hak dia sebagai warga negara. Kita hargai proses itu, tetapi tidak mengurangi semangat proses penegakan hukum di Kejaksaan Tinggi Papua,” tegasnya.
Sebelumnya, Kejati Papua melakukan penggeledahan 24 September 2026 dalam rangka penyidikan dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas Sekretariat DPR Papua periode 2015-2025. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan tujuh boks kontainer berisi dokumen. Tiga boks diamankan dari rumah pribadi JJsementara empat boks lainnya diamankan dari Kantor Sekretariat DPR Papua. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepolisian Daerah Papua bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua meneguhkan komitmen bersama dalam mencegah…
Ketua Baleg DPR RI Dr. Bob Hasan menyatakan komitmennya mendukung pemekaran Provinsi Papua Utara. Ia…
Ya, bisa jadi ini menjadi sejarah dimana Persipura berhasil mencetak 3 gol hanya dalam 7…
Ketiga orang tersebut berinisial DRW (24), PY (23), dan GT (25). Mereka diamankan dalam pengembangan…
Hasil pemeriksaan yang dilakukan Satreskrim Polresta Jayapura Kota terkait aksi pengibaran Bintang Kejora di Halaman…
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…