Categories: BERITA UTAMA

Dua Pengedar Ganja Diringkus di Pantai Kelapa Satu

SARMI-Dua pria yang diduga sebagai pengedar ganja berhasil diamankan aparat Satresnarkoba di kawasan Pantai Kelapa Satu, Distrik Sarmi, pada Jumat (15/8) lalu.

Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K, memimpin langsung jalannya konferensi pers pengungkapan kasus tersebut yang digelar di Aula Vicon Mapolres Sarmi, Senin (1/9), menyampaikan bahwa kedua tersangka masing-masing berinisial YN alias S dan FU alias E, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mapolres Sarmi.

“Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi ganja di Pantai Kelapa Satu. Tim langsung turun ke lokasi dan mengamankan dua pelaku tanpa perlawanan,” ujar Kapolres.

Dari hasil penggeledahan di tempat tinggal para pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa ganja siap edar dalam berbagai ukuran. Total berat ganja yang diamankan mencapai 288 gram.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

18 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

19 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

20 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

21 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

21 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

22 hours ago