Categories: BERITA UTAMA

Kejiwaan Paslon Mulai Diperiksakan

Setelah itu tes intelegensi, tes ini bertujuan untuk mengetahui dengan tepat mengenai kelebihan atau kekurangan kemampuan kognitif seseorang. Kedua instumen ini, akan dikerjakan dengan menjawab soal yang telah disusun Tim Medis RSJ. Setelah psikotes balon akan mengikuti tes wawancara.

“Ada 500 soal yang harus dijawab bakal calon dan total waktu yang disediakan 3 jam. Setelah psikotes, bakal calon akan lanjut tes wawancara selama 2 jam sehingga total pemeriksaan 5 jam,” jelasnya Jumat (30/8). Sementara untuk tenaga kesehatan, pihaknya telah menyiapkan dokter, spesialis, psikolog, dibantu perawat dan tim medis lainnya. “Tim medis kami secara internal cukup kuat, ada 3 spesialis, kemudian psikolog, dan dibantu tenaga lainnya,” bebernya.

Lebih lanjut pemeriksaan kejiwaan tersebut memakan biaya sebesar Rp. 1,5 juta dan angka ini mengacu pada Perda Nomor 1 tahun 2024 tentang Retribusi. Namun secara keseluruhan, untuk satu surat kesehatan pembiayaannya sebesar Rp. 33.8 juta. Angka ini mencakup pemeriksaan kesehatan jantung yang diperiksa di Dok II Jayapura.

Kemudian pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan di RSJ serta pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai persyaratan yang tertuang pada PKPU No.8 tahun 2024.

“Kalau untuk nilai standar ranahnya tim spesialis,” ujarnya.

Pihaknya berharap proses pemeriksaan kesehatan ini berlangsung cepat sesuai tahapan yang ditentukan oleh PKPU.

“Tahapan pemeriksaan hanya dua hari, mulai 30-1 september 2024 soalnya,” tutup Ema. 

Pantauan Cenderawasih Pos ada yang terlihat grogi bahkan nampak ketakutan dan cemas saat dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Dua pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Benhur Tomi Mano dan Yermias Bisai atau BTM-YES dan Matius Derek Fakhiri – Aryoko Rumaropen atau Mari-Yo, terlihat mengikuti proses ini.  Disusul bebera bakal calon bupati lainnya. Bakal Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano mengaku sempat gerogi saat melakukan beberapa tahapan pemeriksaan kesehatan.

“Saya kalau berhadapan dengan alat alat medis merasa ketakutan dan gugup, bahkan sering tensi naik. Kendati demikian saya mengikuti setiap tahapannya dengan baik, sejauh ini pemeriksaan saya aman,” kata BTM kepada Cenderawasih Pos di sela sela pemeriksaan kesehatan di RSUD Jayapura.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban BegalStaf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…

19 hours ago

101 Siswa di Merauke Dinyatakan Tidak Lulus

Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…

20 hours ago

Pemkab Merauke Ajukan Formasi Khusus Guru ke Kementrian PAN-RB

‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…

21 hours ago

SDN Dunlop Sentani Sudah 17 Kali Dipalang, Pemkab dan Pemilik Tanah Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…

22 hours ago

Sengketa Tanah di Kabupaten Jayapura Capai Ratusan Miliar

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…

23 hours ago

Tolak Berikan Bensin Gratis, Pemilik Kios Jadi Korban Penikaman

Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…

1 day ago