

Kerugian Ditaksir Rp 1 M, 29 KK Kehilangan Tempat Tingal
JAYAPURA-Sebanyak 29 kepala Keluarga (KK) di Kompleks Gajah Putih, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan tepatnya depan Pelabuhan Jayapura kehilangan tempat tinggal setelah 16 unit rumah warga dilahap si jago merah, Senin (1/7) sekira pukul 11.30 WIT.
Kasus kebakaran tersebut diduga berasal dari lilin yang lupa dimatikan. Akibatnya lilin membakar lemari plastik kemudian membakar plafon rumah hingga merambat ke rumah di sekitarnya.
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfitrmasi melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra mengatakan, dari kejadian tersebut dua orang berinisial AFA (20) dan SS (49) diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura guna dimintai keterangan serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.“Tak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan sekira Rp 1 M,” ucap Jahja.
Dikatakan, sebanyak empat saksi dimintai keterangan terkait dengan kebakaran tersebut. Mereka diantaranya yakni AFA (20), SS (49), HMA (54) dan SL (45). Mereka adalah orang-orang yang berada di lokasi saat kejadian.
Jahja menuturkan, sekira pukul 10.00 WIT, saksi AFA hendak mandi dan karena dalam keadaan mati lampu ia menyalakan lilin beralaskan cangkir plastik yang diletakkan di atas laci plastik.
Usai mandi, AFA pergi ke warung tempat ibunya berjualan nasi di Jalan Koti depan Pelabuhan Jayapura dan lupa mematikan lilin.
Sekira pukul 11.30 Wit, AFA diberitahu oleh ibunya bahwa rumahnya telah terbakar, sehingga mereka pulang untuk mengecek rumahnya dan melihat api sudah menjalar ke lantai dua.
MA salah satu saksi yang melihat api berasal dari rumah SS mendobrak pintu untuk berusaha memadamkan api. Namun pintu tidak bisa terbuka sehingga saksi merusak jendela. Setelah berhasil masuk, saksi kemudian berteriak minta tolong telah terjadi kebakaran.
Kepada Cenderawasih Pos, Unyil salah seorang korban mengatakan saat itu dirinya beristirahat depan rumahnya dan melihat api dari rumah tetangganya. Seketika itu, ia pun panik sehingga tak bisa menyelamatkan barang berharga miliknya. “Lari dalam keadaan panik sehingga tak ada barang yang bisa saya selamatkan,” jelasnya.
Dari pantauan Cenderawasih Pos, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Upaya pemadaman tersebut juga didukung lima unit mobil tangki air serta mobil Water Canon Polda Papua. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 13.45 WIT. (fia/nat)
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
Apolo mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan…