Categories: BERITA UTAMA

Gara-gara Lilin, 16 Rumah Terbakar

PADAMKAN API: Petugas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dibantu warga saat memadamkan api yang membakar salah satu rumah di Kompleks Gajah Putih, Kelurahan Numbay, Distrik Japsel, Senin (1/7).  ( FOTO : Elfira/Cepos)

Kerugian Ditaksir Rp 1 M, 29 KK Kehilangan Tempat Tingal 

JAYAPURA-Sebanyak 29 kepala Keluarga (KK) di Kompleks Gajah Putih, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan tepatnya depan Pelabuhan Jayapura kehilangan tempat tinggal setelah 16 unit rumah warga dilahap si jago merah, Senin (1/7) sekira pukul 11.30 WIT.

Kasus kebakaran tersebut diduga berasal dari lilin yang lupa dimatikan. Akibatnya lilin membakar lemari plastik kemudian membakar plafon rumah hingga merambat ke rumah di sekitarnya.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas yang dikonfitrmasi melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra mengatakan, dari kejadian tersebut dua orang berinisial  AFA (20) dan SS (49) diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura guna dimintai keterangan serta untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.“Tak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan sekira Rp 1 M,” ucap Jahja.

Dikatakan, sebanyak empat saksi dimintai keterangan terkait dengan kebakaran tersebut. Mereka diantaranya yakni AFA (20), SS (49), HMA (54) dan SL (45). Mereka adalah orang-orang yang berada di lokasi saat kejadian.

Jahja menuturkan, sekira pukul 10.00 WIT, saksi AFA hendak mandi dan karena dalam keadaan mati lampu ia menyalakan lilin beralaskan cangkir plastik yang diletakkan di atas laci plastik.

Usai mandi, AFA pergi ke warung tempat ibunya berjualan nasi di Jalan Koti depan Pelabuhan Jayapura dan lupa mematikan lilin.

EVAKUASI: Sejumlah warga bergotong royong mengevakuasi sofa dari salah satu rumah yang terbakar.  ( FOTO : Elfira/Cepos)

Sekira pukul 11.30 Wit, AFA diberitahu oleh ibunya bahwa rumahnya telah terbakar, sehingga mereka pulang untuk mengecek rumahnya dan melihat api sudah menjalar ke lantai dua.

MA salah satu saksi yang melihat api berasal dari rumah SS mendobrak pintu untuk berusaha memadamkan api. Namun pintu tidak bisa terbuka sehingga saksi merusak jendela. Setelah berhasil masuk, saksi kemudian berteriak minta tolong telah terjadi kebakaran.

Kepada Cenderawasih Pos, Unyil salah seorang korban mengatakan saat itu dirinya beristirahat depan rumahnya dan melihat  api dari rumah tetangganya. Seketika itu, ia pun panik sehingga tak bisa menyelamatkan barang berharga miliknya. “Lari dalam keadaan panik sehingga tak ada barang yang bisa saya selamatkan,” jelasnya.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api. Upaya pemadaman tersebut juga didukung lima unit mobil tangki air serta mobil Water Canon Polda Papua. Api baru bisa dipadamkan sekira pukul 13.45 WIT. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago