

Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman sedang memaparkan Refleksi Akhir Tahun 2025 Polres Mimika dalam Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, Selasa, (30/12/2025), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
Kasus Penyalahgunaan Narkoba Meningkat Pesat
MIMIKA – Kepolisian Resort (Polres) Mimika telah merilis berbagai kasus yang ditangani di Polres Mimika sepanjang tahun 2025. Hal itu dipaparkan langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman dalam Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Selasa, (30/12).
Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa jumlah kasus yang terjadi dan ditangani oleh Polres Mimika di sepanjang tahun 2025 sebanyak 1.552 kasus.
Ia menjelaskan, dari angka di atas, terdapat 10 kasus yang paling menonjol, di mana tindak pidana Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) berada di urutan pertama dengan total perkara sebanyak 333 kasus.
Di urutan kedua ada tindak pidana pencurian sebanyak 193 kasus. Ketiga, ada penganiayaan dengan jumlah kasus sebanyak 164. Keempat, penygeroyokan dengan jumlah kasus sebanyak 92. Kelima, kasus perlindungan anak dengan jumlah kasus sebanyak 92. Keenam, tindak pidana pencurian disertai kekerasan dengan jumlah kasus sebanyak 51 kasus.
Kemudian, di urutan ketujuh ada tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan jumlah kasus sebanyak 46. Kedelapan, kasus pencurian disertai pemberatan (Curat) dengan jumlah 45. Narkotika dengan jumlah 44. Dan yang terakhir tindak pidana penggelapan dengan jumlah 43 kasus.
Kebijakan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan wakilnya, Deinas Geley dalam merekrut atau pengangkat pejabat…
Sebanyak 21 warga yang ada di 5 kampung di Distrik Panggema Kabupaten Yahukimo dikabarkan meninggal…
Pengungkapan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP)…
"Penyalahgunaan kewenangan atau kekuasaan tidak boleh dipelihara sebab bisa merusak sendi kehidupan berbangsa apalagi kita…
Enam anggota DPR tersebut adalah Saul Walianggen (Dapil 1), Deni Faluk (Dapil 1), Emina Pusop…
Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkapkan bahwa harga bayi yang…