

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal
JAYAPURA- Direktorat Kriminal Umum Polda Papua kembali menetapkan enam orang tersangka atas kasus penganiayaan terhadap aparat keamanan TNI-Polri saat aksi di Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (23/9) lalu.
Sebelumnya, pihak Polda sudah menetapkan 7 orang sebagai tersangka. Dimana dalam aksi 23 September itu, satu prajurit TNI dari Yonif 751/Raider bernama Praka Zulkifli gugur dalam pengamanan unjuk rasa. Sementara beberapa anggota lainnya luka-luka.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, keenam orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka, setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap 20 mahasiswa yang diserahkan dari RS. Bhayangkara. “Keenam orang tersebut masing-masing berinisial BT, BK, AM, PY, TW dan AY,” ucap Kamal, Senin (30/9).
Sebelumnya, Selasa (24/9) lalu, Direktorat Reskrimum Polda Papua telah menetapkan tujuh orang tersangka. Ketujuh tersangka masing-masing berinisial AA, AD, YK, JK, YK, EB dan MK, Sehingga total keseluruhan sampai saat ini yang ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 13 orang tersangka.
Penganiayaan terhadap anggota TNI-POlri terjadi Senin (23/9) lalu. Dimana massa pengunjuk rasa melakukan penganiayaan terhadap aparat keamanan TNI dan Polri yang sedang melaksanakan tugas pengamanan. “Akibat kejadian tersebut satu orang anggota TNI gugur dan 6 orang anggota Polri mengalami luka-luka,”ucapnya.
Menurut Kamal, enam orang yang baru ditetapkan sebagai tersangka merupakan 20 mahasiswa yang berada di RS. Bhayangkara terkait aksi unjuk rasa yang berujung pada penganiayaan yang mengakibatkan 1 anggota TNI meninggal dan 6 anggota polri mengalami luka-luka.
“Keenam tersangka dijerat dengan pasal sesuai dengan perannya masing-masing yakni pasal 170 KUHP ayat 1, 2, 3 tentang tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang/barang dan atau pasal 214 KUHP dan atau pasal 218 KUHP,” pungkasnya. (fia/nat)
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…