Categories: BERITA UTAMA

Satu Jenazah Tak Dikenal Berhasil Dievakuasi

Senpi Milik Pratu Ferdian Masih Dicari

JAYAPURA – Tim Gabungan TNI-Polri dibantu masyarakat akhirnya kembali berhasil menemukan satu anggota Polres Pegunungan Bintang yang hilang di Sungai Digoel pada Sabtu (29/1) lalu.

  Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa sekitar pukul 15.19 WIT , tim mendapat informasi bahwa telah ditemukan satu jenazah oleh masyarakat di Kampung Arim Distrik Iwur,” ucap Kabid Humas, Selasa (31/1) tadi malam.

Kabid Humas menambahkan sampai saat ini pihaknya belum bisa mengindentifikasi korban tersebut atas nama siapa karena korban langsung dievakuasi ke Pospol Iwur untuk selanjutnya dibawa ke Oksibil. “Dari lokasi ditemukan menuju Pospol Iwur juga belum ada jalan raya jadi tadi anggota langsung membopong, mengevakuasi jenazah dengan berjalan kaki dan jaraknya cukup jauh sekitar 6 jam perjalanan dari Pospol Iwur dan dilanjutkan menggunakan kendaraan ke Kota Oksibil sekitar 3 jam,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jenazah tersebut akan di semayamkan di Distrik Iwur dan besoknya akan dilakukan evakuasi menuju RSUD Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang. Lanjut Kabid Humas, selain penemuan satu jenazah, sekira pukul 16.30 WIT warga juga menemukan sepatu milik salah satu korban.  “Ada sepatu juga ditemukan warga,” imbuhnya. Dari kejadian ini dikatakan tersisa 2  korban yang belum ditemukan beserta 3 unit senjata api.

Sementara itu pasca ditemukannya jenazah Pratu Ferdian Dwi Sukma yang hilang setelah insiden putusnya tali jembatan di Kampung Arim Distrik Iwur Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (28/1) lalu. Pihak Kodam XVII/Cenderawasih masih mencari senjata yang ikut terbawa derasnya arus sungai Digoel.

Ya, hal ini karena senjata yang dibawa Pratu Ferdian sebanyak dua buah yakni Senapan SS1 dan Pistol Revolver.  “Sampai sekarang kedua pucuk senpi itu belum ditemukan masih kita cari,” kata Pangdam kepada wartawan di Koya Koso, Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Selasa (31/1) kemarin.

Salah satu upaya pencarian adalah dengan menggunakan magnet, lantaran arus sungai Digoel itu cukup deras sehingga tidak dapat dilakukan dengan cara menyelam.

Disisi lain pihaknya juga melakukan pendekatan dengan masyarakat sebab sesuai informasi yang diperoleh, senapan SS1 almarhum disandang sedangkan pistol Revolver ditaruh didalam tas kecil.

“Tasnya sudah ditemukan tetapi pistolnya tidak ada. Alm juga sudah ditemukan tetapi senapan SS1 milik alm juga tidak ditemukan. Itu masih ditanyakan kepada masyarakat, apakah ada yang melihat,” tuturnya.

Pangdam menyebut, terkait putusnya tali jembatan, diduga karena sudah rapuh. Selain itu diduga karena rombongan yang melintasi jembatan tersebut cukup banyak sehingga tidak sesuai dengan daya tahan dari jembatan.

“Saya belum dengar soal sabotase itu, saya tidak ingin berspekulasi dulu. Tapi dari informasi kan rombongan pertama Kapolres dan rombongan kedua Dandim saat lewat lolos. Nah, saat rombongan ketiga lewat, mungkin karena terlalu banyak personel membuat jembatan dayanya berkurang dan akhirnya talinya putus,” bebernya.

Saleh mengatakan di Papua masih banyak Jembatan gantung, untuk mengantisipasi kejadian di Jembatan Digoel terulang ditempat lain, sehingga pihaknya telah bangun komunikasi bersama pihak Balai Jembatan.

“Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua agar kedepannya pembangunan infrastruktur harus lebih diperhatikan lagi kualitasnya,” ucapnya. (ade/rel/wen)

newsportal

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

12 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

18 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

24 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

1 day ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

1 day ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

1 day ago