Categories: PILKADA 2024

Prediksi Spanyol vs Jepang, Duel Penguasaan Bola kontra Bermain Taktis

TIMNAS Spanyol U-17 menyadari potensi ancaman yang bisa dihadirkan Jepang pada babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Duel antara keduanya akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Senin (20/11) pukul 19.00 WIB.

Pelatih Timnas Spanyol U-17, Jose Maria Lana Fernandez, memperingatkan anak asuhannya agar berhati-hati saat berjumpa Jepang. Menurut dia, tim muda Samurai Biru ini sangat kuat dari aspek fisik maupun taktik.

“Jepang merupakan tim yang sangat kuat. Apalagi, saat ini kami sudah memasuki babak 16 besar. Artinya, semua lawan yang akan kami hadapi akan lebih kuat,”” kata Jose Lana saat ditemui di Lapangan Kottabarat, Minggu (19/11).

“Saya pikir Jepang sudah memperlihatkan sejumlah keunggulan di Piala Dunia U-17 2023, baik itu secara taktik maupun fisik. Oleh karena itu, kami harus tetap berhati-hati,” ujarnya.

Juru taktik berusia 48 tahun itu meyakini Pau Prim dan kawan-kawan tidak akan gugup menghadapi babak 16 besar ini. Tim pelatih juga terus berusaha agar para pemain tetap fokus meraih tujuan mereka di kejuaraan ini.

“Saya selalu berusaha untuk membuat para pemain tetap fokus dengan tujuan yang ingin kami capai di Piala Dunia U-17 2023 ini. Kami mencoba membuat pemain tidak tertekan di babak 16 besar nanti,” ucapnya.

Salah satu sosok pemain Jepang yang selama ini mencuri perhatian adalah Rento Takaoka. Striker berusia 16 tahun ini selalu mencetak gol pada tiga pertandingan yang tersaji di Grup D Piala Dunia U-17 2023.

Dari tiga laga itu, Rento Takaoka sudah mengemas empat gol. Kini, dia bertengger di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia U-17 2023. Selain Takaoka, ada Kaua Elias yang menjadi andalan timnas Brasil U-17.

Melihat potensi ancaman semacam ini, Jose Lana enggan ambil pusing. Baginya, cara terbaik untuk memenangkan laga adalah dengan memperagakan gaya permainan La Rojita, yakni dengan memaksimalkan dominasi penguasaan bola.

“Kami akan tetap melakukan persiapan dan memperagakan gaya permainan kami seperti biasa. Kami berusaha untuk menjadi diri kami sendiri. Tidak ada perubahan apa pun, meskipun menghadapi lawan yang bermacam-macam,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

17 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

18 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

18 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

19 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

19 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

20 hours ago