Kesiapan pengamanan Markas Komando (Mako), asrama personel, perlengkapan hingga sarana dan prasarana juga menjadi bagian yang dievaluasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi kemungkinan perubahan situasi yang berlangsung cepat.
Sih Harno menambahkan, koordinasi lintas fungsi menjadi salah satu faktor utama dalam menghadapi setiap potensi gangguan kamtibmas.
“Koordinasi harus terus diperkuat. Fungsi intelijen harus mampu memberikan informasi secara cepat, fungsi operasional menyiapkan langkah pengamanan, sementara fungsi lainnya mendukung sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.
Dengan koordinasi tersebut, setiap perkembangan situasi diharapkan dapat direspons secara cepat, tepat dan terukur.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” pungkasnya (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…
Peristiwa obrolan tidak pantas di grup WhatsApp yang beredar di media sosial tersebut dinilai…
Penyebab pertama mengakar pada pergeseran sosial yang berlangsung cepat sejak awal milenium. Sejak memasuki tahun…
Di antara reruntuhan, anak-anak bermain dengan rangka sepeda yang hangus terbakar. Di sudut lain,…
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang…