Categories: FEATURES

Warga Panik Selamatkan Barang dan Padamkan Api, Malah Ada Orang Sibuk Mencuri

Kisah Duka di Balik Musibah Kebakaran di Pemukiman Mandala Jayapura Utara

Sehari setelah kebakaran, warga kembali ke lokasi untuk melihat sisa rumah, menyelamatkan barang yang masih dapat digunakan, dan memikirkan kehidupan di tengah pengungsian. Lantas seperti apa cerita para korban ?

Laporan: Elfira

Sebagian hanya mengenakan sarung. Sebagian lainnya memakai mukena, menutup kepala dengan kain bali. Mereka berjalan di antara puing-puing, sesekali berhenti untuk memeriksa sisa rumah atau kos-kosan yang sehari sebelumnya masih menjadi tempat tinggal.

   Di antara reruntuhan, anak-anak bermain dengan rangka sepeda yang hangus terbakar. Di sudut lain, ada yang masih memadamkan kepulan asap dengan air dan sejumlah warga sibuk mengumpulkan besi tua dan sisa barang elektronik dari lokasi kebakaran.

   Begitulah suasana di RT 07 dan RT 02, RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Selasa (1/9), sehari setelah api membakar permukiman warga yang dihuni ratusan kepala keluarga, Senin (31/8).

  Dalam hitungan jam, kawasan yang sebelumnya dipenuhi aktivitas warga berubah menjadi hamparan puing-puing hangus. Rumah-rumah kayu soang yang berdiri berdempetan sebagian besar rata dengan tanah. Barang-barang yang selama bertahun-tahun dikumpulkan warga ikut lenyap dilahap api.

  Di tengah puing-puing itu, Syafa, seorang pelajar SMP, berdiri dari kejauhan memandangi rumah yang telah ditinggalinya selama 12 tahun. Tak banyak yang tersisa, kecuali puing kayu penyangga rumah.

  Pada pukul 09:00 WIT, biasanya Syafa sudah sibuk membantu ibunya sebelum berangkat ke sekolah. Sore harinya, ia biasa menghabiskan waktu di lapangan untuk menonton pertandingan sepak bola antargang.

  Kini, rutinitas itu tinggal kenangan. “Biasa pagi bantu mama sebelum berangkat sekolah, sorenya nonton bola karena saat ini ada perlombaan antara gang,” katanya saat ditemui Cenderawasih Pos.

  Syafa masih mengingat jelas saat api mulai membesar. “Saat kejadian saya ada di dalam rumah. Pas api sudah naik kami langsung naik ke atas. Yang diamankan mama hanya motor, HP. Sisanya berkas-berkas terbakar semua, sertifikat, ijazah,” ujarnya.

   “Mainan saya juga sudah tidak ada yang saya selamatkan,” sambung bocah 12 tahun ini.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Dikepung Tim Gabungan, Empat Anggota KKB Yahukimo Tewas

Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…

2 hours ago

Waspadai Ancaman Ganda El Nino

Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…

3 hours ago

Alfredo Yakin Mengembalikan Persipura ke Liga 1

Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…

4 hours ago

Daerah Rawan Siap Dipasang CCTV

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…

4 hours ago

Butuh Kolaborasi Untuk Tangani Korban Kebakaran

-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…

5 hours ago

Buron 2 Tahun, Mantan Bupati Minahasa Utara Dibekuk di Timika

Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…

5 hours ago