

Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (21/7). (FOTO: Humas for Cepos)
JAYAPURA-Tim Kesehatan Polri Operasi Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Puncak, Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep kembali bergerak memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (21/7).
Pelayanan kesehatan gratis dalam Program Keladi Sagu dilakukan dengan cara blusukan ke setiap rumah warga tersebut merupakan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak masalah kesehatan seperti penyakit kulit, ISPA, dan stunting.
Salah satu warga yang mendapatkan perhatian khusus adalah Sepinus, seorang pria berusia 60 tahun dengan diagnosa Myalgia atau nyeri otot. Bripda Satrio dengan penuh kepedulian memberikan penanganan yang tepat untuk mengurangi keluhannya tersebut.
“Selain mendapatkan pengobatan, kami menyarankan Sepinus untuk beristirahat yang cukup dan jangan beraktivitas berat sehingga dapat memperburuk kondisi ototnya,” kata Bripda Satrio.
Sementara itu, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz menyampaikan, Program Keladi Sagu bertujuan mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Penerapan Program Keladi Sagu ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang diperlukan oleh masyarakat di wilayah ini,” ungkapnya. (tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…