Categories: PATROLI

Wakapolda Berikan Pembekalan Peserta PKKMB Uniyap Jayapura

JAYAPURA-Wakil Kepolisian Daerah Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., memberikan pembekalan kepada PKKMB Universitas Yapis (Uniyap) Papua T.A 2022/2023 dengan tema “Transformasi Uniyap Menciptakan Mahasiswa Unggul Yang Berilmu Keluhuran Akhlak, Cinta Tanah Air Kearifan Lokal, dan Berdaya Saing Global Menuju Indonesia Maju” bertempat di Aula Universitas Yapis Papua, Senin (22/8).

  Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. Didik Suryamiharja S. Mabui, S.T., M.T. dan Peserta PKKMB Universitas Yapis Papua sekitar 510 orang.

  Wakapolda Papua menyampaikan bahwa Nasionalisme merupakan sikap Nasionalisme seorang Warga Negara terhadap kelangsungan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dari suatu potensi ancaman, Integrasi Nasional yaitu Proses dinamis yang menyatakan pemerintah dan Wilayah sebagai komponen fungsional dari komunitas Nasional yang mendasari yaitu Geografi, Demografi, Sumber Daya Alam, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosbud, dan Hankam.

  “Pemaknaan 4 pilar kebangsaan yaitu salah satunya Pancasila, sebagai Dasar Negara, Sebagai Pedoman hidup, sebagai Jiwa bangsa, sebagai kepribadian Bangsa, sebagai Sumber Hukum, Sebagai Cita-cita Bangsa, dan sebagai pandangan hidup,” ucap Wakapolda Papua.

  Lebih lanjut, Wakapolda Papua mengatakan Bhinneka Tunggal Ika membentuk kesatuan dari keanekaragaman yaitu tidak terjadi pembentukan konsep baru dari keanekaragaman konsep-konsep yang terdapat pada komponen bangsa.

  “Ada beberapa ancaman kebhinekaan yakni pudarnya paham Nasionalisme dalam konteks mencapai cita-cita Nasional, muncul ideologi anti Pancasila dan kurangnya profesionalisme serta proposionalisme dalam kelola konflik,” ungkap Wakapolda Papua.

  Akhir kata dari Wakapolda Papua bahwa kesimpulan pembekalan yakni kemajemukan bangsa Indonesia harus dijaga dan dipelihara sebagai modal sosial & sumber kekayaan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika sebagai doktrin dan kesepakatan Nasional harus dipertahankan demi kelangsungan hidup Bangsa Indonesia dalam menghadapi dinamika perubahan Global. Menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa termasuk peran serta mahasiswa, dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat  memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (humas)

newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

16 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

17 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

18 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

19 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

20 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago