

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menghadiri pembukaan Seminar Pengembangan Mahasiswa, sekaligus memberikan materi di Kampus IAIN Fattahul Muluk Papua, Selasa (17/11). (FOTO: HUMAS)
JAYAPURA- Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menghadiri pembukaan Seminar Pengembangan Mahasiswa, sekaligus memberikan materi di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua, Selasa (17/11).
Seminar ini mengangkat tema Pengembangan Karakter Mahasiswa Program Bidikmisi dan Program KIP Kuliah IAIN Fattahul Muluk Papua.
Turut hadir Wakil Rektor III IAIN Fattahul Muluk Papua DR. H. Talabudin Rumkabu, Kabag Administrasi IAIN Abu Ode Sita beserta seluruh pejabat dan para dosen serta mahasiswa-mahasiswi IAIN Fattahul Muluk Papua.
Dalam penyampaian materi, Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas memotivasi mahasiswa agar dapat mendeskripsikan pengertian emosi dan citra diri dengan tepat dan positif.
“Mahasiswa selalu berpikir positif dan dapat mengendalikan diri dalam setiap permasalahan atau konflik yang hadir dengan kepala dingin, bermusyawarah dan bermufakat dengan memahami dampak emosi yang timbul nantinya,” ucap Kapolres.
Sementara untuk citra diri, AKBP Gustav mengajarkan tentang pengaruh sikap dan perilaku serta cara membangun dan mengembangkan citra diri yang positif, sehingga dapat membuahkan hasil yang baik untuk diri sendiri dan di mata orang lain.
Usai memberikan materi kepada para mahasiswa, Kapolresta Jayapura Kota melanjutkannya dengan sesi tanya jawab yang berlangsung seru, karena minta mahasiswa untuk bertanya dan ingin mengembangkan diri dengan pengendalian emosi, guna mewujudkan citra diri yang positif dengan hasil yang terbaik. (fia/ary)
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…