

Pengunjung di Perpustakaan Daerah saat sedang mengerjakan tugas mereka, Senin (30/5) ( foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Sempat tutup bahkan pelayanan dibatasi akibat Covid-19, pelayanan di Perpustakaan Daerah Provinsi Papua kini buka seperti semula.
Kabid Perpustakaan Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua Ahmad Jalali mengimbau masyarakat untuk mengunjugi Perpustakaan Daerah yang berlokasi di Kotaraja itu.
“Pelayanan di Perpustakaan sudah seperti biasa, kita punya koleksi buku yang cukup banyak termasuk koleksi buku Papua. Yang terpenting tetap terapkan protocol Kesehatan,” kata Ahmad kepada wartawan, Senin (30/5).
Lanjutnya, Perpustakaan Daerah juga sudah mulai melakukan pengadaan buku bahan bacaan terbaru untuk mendukung layanan perpustakaan.
“Bahan bahan bacaan yang selama ini belum tersedia itu kita adakan, termasuk koleksi untuk perpustakaan digital. Masyarakat silahkan berkunjung ke Perpustakaan karena ada banyak koleksi, tetap menggunakan prokes,”Pintanya.
Ia menjelaskan, pelayanan di Perpustakaan Daerah mulai normal. Termasuk pelayanan ruang anak dan ruang lainnya.
“Sebelumnya kami menutup ruang anak dan ruang remaja akibat covid, sementara ruang dewasa kami buka dengan pelayanan 50 persen dari kapasitas pengunjung. Tapi sekarang sudah normal, pengunjung yang dating tetap terapkan protocol Kesehatan,” pungkasnya. (fia/gin)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…