Categories: PARIWARA

Papua Terus Lakukan Percepatan Vaksinasi

JAYAPURA – Dinas Kesehatan Provinsi Papua akui, pelaksanaan vaksinasi untuk Papua masih terus diupayakan, sesuai dengan harapan Pemerintah Provinsi Papua.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penyakit Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron Rumainum, M.Kes menjelaskan, cakupan vaksinasi di Papua secara keseluruhan baru 25-30% dibandingkan nasional.
“Upaya percepatan vaksinasi terus kami lakukan. Sesuai harapan Gubernur Papua, cakupan vaksinasi di angka 70%,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, (24/12) kemarin.
Diakuinya, dengan kondisi tersebut, juga terus meningkatkan cakupan vaksinasi. Bahkan Dinkes Papua juga memberikan apresiasi bagi TNI/Polri yang terus membantu percepatan vaksinasi di Papua.
Menurutnya, meski angka kasus Covid-19 di Papua sudah melandai namun hal tersebut tidak menjamin bahwa Covid-19 di Papua sudah tidak ada.
“Waspada harus tetap dilakukan. Jangan sampai tercipta klaster baru pada moment Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya. (ana/ary)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

7 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

8 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

9 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

10 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

11 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

12 hours ago