Menurut Dita, company profil yang tersusun dengan rapi, terstruktur, dan profesional akan memberikan ketertarikan pelanggan terhadap produk UMKM tersebut.
Dalam acara selanjutnya pada (22/10) kegiatan pelatihan mengambil tema “desain produk ekspor dan strategi pemasaran ekspor”. Dita menjelaskan desain produk, legalitas usaha dalam kualitas ekspor harus diperhatikan oleh UMKM sebagai landasan utama dalam ekspansi bisnis.
Tujuan pelaksanaan Coaching Program New Exporter (CPNE) ini selain untuk membawa produk lokal berkualitas menjadi lebih mendunia, juga diharapkan dapat dan mampu meningkatkan taraf perekonomian, sosial dan lingkungan Provinsi Papua serta perwujudan sinergi dari Kemenkeu Satu (DJKN, DJBC, DJP, DJPb) dengan LPEI sebagai salah satu bentuk dukungan Kementerian Keuangan atas perkembangan UMKM. Tujuan program ini selain untuk membawa produk lokal berkualitas menjadi lebih mendunia, juga diharapkan dapat dan mampu meningkatkan taraf perekonomian, sosial dan lingkungan Provinsi Papua. (humas/djkn)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…