Categories: PARIWARA

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

JAYAPURA— Kegiatan Orientasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara Periode 2024–2029, baik jalur partai politik maupun jalur pengangkatan, resmi ditutup pada Sabtu (19/9) di Kota Jayapura.

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua, Yohanes Walilo.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Papua menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen dan semangat para anggota DPRK Tolikara yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan orientasi selama tiga hari.

Keikutsertaan tersebut dinilai mencerminkan keseriusan para legislator dalam memahami tugas, fungsi, wewenang, serta hak dan kewajiban sebagai wakil rakyat sekaligus unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

“Tuntutan tugas dan tanggung jawab anggota dewan ke depan tidaklah mudah. Sebagai wakil rakyat sekaligus unsur penyelenggara pemerintahan daerah, Bapak dan Ibu anggota dewan dituntut untuk mampu bersinergi dengan kepala daerah dalam merumuskan dan mengawasi kebijakan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan,” ujar Yohanes Walilo saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, tata kelola pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan daya saing daerah dalam bingkai NKRI.

  Tiga fungsi utama DPRK—yakni fungsi pembentukan peraturan daerah (perda), anggaran, dan pengawasan—menjadi pilar penting dalam mewujudkan tata kelola tersebut.  Gubernur berharap para anggota dewan tidak hanya mengejar kuantitas produk hukum, tetapi lebih mengutamakan kualitas serta manfaat nyatanya bagi masyarakat.

  “Peraturan daerah yang dihasilkan diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP), dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

11 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

15 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

21 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

23 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

23 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago