Namun, ia juga mengakui masih banyak kendala di lapangan, terutama keterbatasan fasilitas pendukung seperti alat berat untuk membuka lahan baru, biaya operasional, hingga kebutuhan peralatan perikanan. Meskipun demikian, semangat masyarakat untuk terus mengembangkan usaha perikanan dianggap luar biasa.
“Kami melihat potensi alam di Wunin sangat luar biasa. Tugas kita adalah menggarapnya secara maksimal agar hasil panen bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjadi pemasok protein bagi keluarga-keluarga di Tolikara,” tambah Yonatan.
Selain perikanan, pengembangan komoditas lokal seperti buah merah, jeruk, dan nenas juga dianggap mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah pun diminta lebih serius memberikan pendampingan dan alokasi anggaran agar potensi besar ini bisa berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Tolikara. (Diskomdigi Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…