Namun, ia juga mengakui masih banyak kendala di lapangan, terutama keterbatasan fasilitas pendukung seperti alat berat untuk membuka lahan baru, biaya operasional, hingga kebutuhan peralatan perikanan. Meskipun demikian, semangat masyarakat untuk terus mengembangkan usaha perikanan dianggap luar biasa.
“Kami melihat potensi alam di Wunin sangat luar biasa. Tugas kita adalah menggarapnya secara maksimal agar hasil panen bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjadi pemasok protein bagi keluarga-keluarga di Tolikara,” tambah Yonatan.
Selain perikanan, pengembangan komoditas lokal seperti buah merah, jeruk, dan nenas juga dianggap mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah pun diminta lebih serius memberikan pendampingan dan alokasi anggaran agar potensi besar ini bisa berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Tolikara. (Diskomdigi Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd. membacakan amanat tertulis yang memberikan…
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…