Ia menegaskan bahwa Pemerintah Distrik Heram berkomitmen penuh untuk memposisikan pemuda sebagai subjek pembangun daerah. “Pemuda adalah agen perubahan agent of change , bukan objek masalah. Melalui kegiatan capacity building ini, kami berharap pemuda Heram bisa keluar dari zona nyaman, menjauhi penyakit sosial seperti miras dan narkoba, serta mulai fokus mengasah potensi diri demi masa depan Jayapura,” ujar Kadistrik Heram menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemuda, pemerintah, dan tokoh adat.
Kegiatan positif ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari berbagai elemen pelayan masyarakat lainnya, termasuk kepala kampung hingga para Ondoafi (kepala adat). Dukungan kolektif ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pemuda setempat untuk terus bergerak maju menyongsong momentum perubahan. Di akhir sesi setelah acara resmi ditutup, beberapa pemuda yang telah merintis karya dan usaha kreatif maju ke depan untuk memperkenalkan diri, serta mendapatkan apresiasi langsung dari Kadistrik Heram dan Kaka Jose.(ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos.,…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…