

Kapal Dabonsolo saat bersandar di pelabuhan Jayapura. Adanya perubahan SE Penumpang Kapal Pelni yang sudah mendapatkan vaksin kedua atau booster tidak perlu lagi menunjukkan hasil antigen maupun PCR, belum mempengaruhi peningkatan penumpang kapal Pelni, Selasa (15/3)kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Penumpang Kapal Pelni yang sudah mendapatkan vaksin kedua atau booster tidak perlu lagi menunjukkan syarat perjalanan berupa antigen maupun PCR. Kebijakan ini sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19 dan SE Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.
Meski sudah ada kemudahan, namun untuk jumlah penumpang yang turun dan naik Kapal Pelni di Pelabuhan Jayapura masih belum terlihat ada peningkatan, atau cenderung normal.
“Aturan sudah berlaku bagi penumpang yang sudah vaksin dosis kedua dan tiga, tidak perlu lagi menunjukkan syarat perjalanan berupa antigen maupun PCR. Tapi jumlah penumpang yang turun dan naik di Pelabuhan Jayapura dengan menggunakan kapal Pelni masih belum terlihat normal,”ungkap GM PT Pelni Cabang Jayapura melalui Kepala Urusan Operasi dan Pelayanan Kapal Penumpang Pelni Cabang Jayapura Ferdi, ditemui di Pelabuhan Jayapura saat sandar KM Dabonsolo, Selasa (15/3) kemarin.
Menurutnya, terkait pembaharuan SE penumpang, maka tidak perlu lagi menunjukkan syarat perjalanan berupa antigen maupun PCR, jika sudah melakukan vaksinasi dosis dua dan tiga. Penumpang sudah banyak mengetahui dan nanti awal pertengahan bulan April ini diprediksi bisa meningkat karena menjelang lebaran, disamping itu, sekarang kapal Pelni juga sudah bisa beroperasi secara penuh 5 armada sebelumnya hanya 3 armada.
Dicontohkan, kapasitas penumpang kapal Dabonsolo hanya 1700 orang penumpang dan kapal Dobonsolo penumpang paling banyak turun di Serui dan Ambon disesuaikan pelabuhan yang disinggahi. Untuk per kapal perkunjungan empat belas hari, sehingga dalam satu bulan bisa dua kali untuk kapal Dobonsolo.
Ferdi berharap, walaupun adanya aturan baru dalam menjaga protokol kesehatan penumpang kapal Pelni juga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan karena ini untuk melindungi kesehatan dan keselamatan bersama. (dil/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…