Categories: PARIWARA

Ones Turun Gunung Minta Restu Warga Yahukimo

Kabupaten Yahukimo ini dikatakan menjadi  kota yang strategis dan bisa dijadikan kota distribusi kebutuhan pangan dan kebutuhan bangunan untuk daerah pegunungan. Prospek ke depan Yahukimo bisa lebih maju sebab design kota ini sangat ia pahami. Yahukimo bisa menjadi kota masa depan dan jika niatnya direstui masyarakat dan Tuhan maka dikatakan akan ada kolaborasi yang unik dimana gubernur dan bupati akan saling mengisi untuk mempercepat pembangunan.

“Itu akan menjadi dan satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan dan saya berdoa harus orang yang paling tepat bersinergi dengan saya. Yahukimo akan menjadi kunci untuk proses selanjutnya sebab kami juga memikirkan banyak dibukanya lapangan kerja,” tambahnya.

Ones melihat saat ini masih banyak sarjana yang masih menganggur dan itu menjadi beban dirinya. Lalu berbicara soal gubernur yang memiliki wilayah lebih dari satu kabupaten dikatakan persoalan pengangguran tidak hanya di Yahukimo tetapi juga di beberapa kabupaten lain dan itu memiliki persoalan yang tak jauh berbeda.

Ones kembali menyampaikan kalimat fisolofinya dimana kantong – kantong yang sudah diisi ketika itu kini terasa berat dan itu tidak bisa diselesaikan orang lain karena sosok yang ada diyakini tidak memahami. “Saya yang harus selesaikan. Saya perlu koordinasi dan kolaborasi dengan bupati agar bisa memaksimalkan APBD di provinsi dan daerah untuk menyelesaikan yang tadi,” bebernya.

Disinggung soal tekad yang diusung ketika mendapat restu untuk maju sebagai Gubernur Papua Pegunungan, alumni doctor Universitas Brawijaya ini menyebut bahwa dirinya harus melihat apa benang merahnya dari pembangunan di kabupaten Papua Pegunungan tersebut.

Dikatakan bahwa untuk mempercepat pembangunan daerah utama yang perlu disiapkan adalah transportasi. Dari sini roda ekonomi kemudian pendidikan dan kesehatan akan mengikuti dengan sendirinya. Sumberdaya manusia  juga akan mengimbangi seiring terbukanya akses daerah.

“Benang merah itu salah satunya adalah aksesibilitas jalur transportasi. Saya juga melihat jika calon presiden yang kami usung terpilih maka akses Yahukimo-Wamena, Nduga-Wamena, Jayapura-Wamena ini harus terhubung secara baik sehingga angka kemahalan bisa ditekan,” imbuhnya.

Ones bahkan berani mengusulkan untuk kereta api cepat bisa diwujudkan menghubungkan Jayapura – Wamena dan daerah lain yang memiliki akses terbuka sehingga makin   mempercepat upaya pembangunan. Lalu pendapatnya lagi untuk menyelesaikan persoalan di Papua Pegunungan, harus satu rumus sebab sangat sensitive dan sangat serius.

“Saya bisa beri nama Papua Pegunungan ini sebagai kotak hitam. Bukan secara politik namun semua aspek yang ada di dalam sehingga harus mendapatkan orang yang mengetahui kotak hitam. Kalau pesawat jatuh, orang mencari kotak hitam lebih dulu agar tahu penyebabnya,” paparnya.

Page: 1 2 3 4 5

Juna Cepos

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

3 days ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 days ago

Pelayanan Dukcapil Diserbu Warga, Dokumen Diurus Langsung Jadi

  Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…

3 days ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

3 days ago

Pemda di Papua Diminta Terapkan Lima Prinsip Dana Otsus

Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…

3 days ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

3 days ago