

dr Nevile R. Muskita (FOTO: Sulo/Cepos)
MERAUKE-Kabupaten Merauke belum dapat melaksanakan vaksinasi booster Covid-19 seiring dengan launching yang dilaksanakan di pusat, dikarenakan aplikasi untuk booster di luar Nakes tersebut belum tersedia, Rabu (12/1), kemarin.
‘’Hari ini memang ada beberapa yang mau menjalani vaksin booster di rumah sakit. Tapi, belum bisa kita lakukan karena setelah dicek aplikasinya belum tersedia,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita, ketika dihubungi media ini kemarin (12/1).
Namun demikian, lanjut Nevile Muskita bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan kembali apakah aplikasinya sudah tersedia secara online, Kamis (13/1) hari ini. Jika aplikasinya sudah tersedia maka pihaknya akan melakukan suntikan booster yang diperioritaskan bagi masyarakat tersebut terutama bagi para Lansia dan kelompok rentan.
‘’Rencananya, untuk booster ini kita akan lakukan dulu di rumah sakit,’’ terangnya. Kabupaten Merauke dapat melakukan vaksinasi booster tersebut, karena vaksinasi untuk dosis pertama sudah diatas 70 persen yakni 84,02 persen dari target. Sementara untuk dosis kedua, diatas 60 persen yakni 63,63 persen. (ulo/nat)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Langkah ini diambil seminggu pasca-insiden penembakan yang menimpa tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan P Mandenas, S.Sos, M.Si menyatakan respon cepat yang diambil…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…