

Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP didampingi Bunda PAUD, Ny. Maria I. G. Kogoya memantau pelaksanaan Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans) di SD Inpres Anawi, Kamis (8/8). (Foto/Diskominfo for Cepos)
KARUBAGA-Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP didampingi Bunda PAUD, Ny. Maria I. G. Kogoya berkunjung ke SD Inpres Anawi Kamis (8/8). Kunjungan ini dalam rangka memantau pelaksanaan Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans).
Di sela-sela acara kunjungan tersebut, Pj Bupati Marthen Kogoya mengatakan, Sarasehans merupakan salah satu program unggulan dalam masa kepemimpinannya. Selain mengatasi masalah Stunting, Program Sarasehans juga bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak demi terwujudnya generasi emas Tolikara di masa mendatang.
“Sejak saya dipercayakan menjadi Penjabat Bupati Tolikara bulan Oktober 2022 kemarin, salah satu program yang saya canangkan yaitu memberikan makanan bergizi bagi anak usia dini, terutama TK dan SD,” ucap Pj Bupati Marthen Kogoya.
Menurut Pj Bupati Marthen Kogoya, lahirnya Program Sarasehans dilatarbelakangi oleh pengalaman masa kecilnya yang tidak makan pagi atau sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat ke sekolah. Hal yang sama juga dialami sebagian besar anak-anak di daerah Pegunungan Papua. Akibatnya, ketika tiba di sekolah, anak-anak kelihatan lelah, kurang bersemangat dan tidak fokus belajar.
“Mengapa Program Sarasehans ini menjadi fokus saya, karena ini berangkat dari pengalaman kami khususnya rata-rata yang berada di daerah Pegunungan Papua. Saya dulu tidak makan pagi, karena orang tua tidak pernah siapkan sarapan. Kami, ya begitu bangun pagi langsung siap berangkat ke sekolah. Pengalaman ini memacu atau mendorong saya untuk bagaimana saya bisa fokus melaksanakan satu program pemberian sarapan sehat bagi anak-anak usia dini yang diberi nama Sarasehans,” tuturnya.
Pj Bupati Marthen Kogoya juga menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Tolikara sangat fokus menjalankan program asupan makanan bergizi dan pelayanan kesehatan anak-anak usia dini melalui Program Sarasehans. Pelaksanaan program ini dipercayakan kepada Tim Penggerak PKK bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan lembaga terkait yang tergabung dalam beberapa Kelompok Kerja (Pokja).
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…