

Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, Spd. MM bersama Ketua DPRK Kabupaten Yalimo Elia Yare.S.Sos, Kepala Distrik Abenaho Herlinus Wandik bersama sejumlah OPD Pemkab Yalimo melakukan penanaman Ubi Jalar di Kampung Hulikma Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan, belum lama ini. (foto:humas)
YALIMO– Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, Spd. MM didampingi Ketua DPRK Kabupaten Yalimo Elia Yare.S.Sos, Kapolres Yalimo, Perwakilan Kodim 1702/Jayawijaya , Kepala Distrik Abenaho Herlinus Wandik bersama sejumlah OPD Pemkab Yalimo melakukan penanaman Ubi Jalar di Kampung Hulikma Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan.
Penananaman ubi jalar ini ditandai dengan penyerahan bibit ubi jalar oleh kelompok tani kepada Bupati Kabupaten Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPD.MM , Ketua DPRK Yalimo Elia Yare.S.SOS dan selanjutnya melakukan penananaman ubi jalar secara simbolis untuk 5 Distrik se Kabupaten Yalimo disaksikan oleh 7 kelompok tani Kampung Hulikma serta tamu undangan lainnya.
Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek mengatakan bahwa, dirinya turun langsung ke masyarakat kelompok tani Kampung Hulikma dengan melakukan penanaman ubi jalar secara simbolis untuk 5 Distrik se Kabupaten Yalimo.
“Ini merupakan ini merupakan perintah negara, dimana masyarakat harus berkebun dan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk melakukan berbagai kegiatan pembangunan di daerah, dengan demikian pada kesempatan ini melakukan penanaman ubi jalar dan ini merupakan budaya orang gunung dari turun temurun,” ungkapnya.
Bupati Yalimo menambahkan Wamendagri Ribka Haluk menitipkan pesan kepada masyarakat di daerah pegunungan harus berkebun dan ternak babi. Karena piara ternak babi nilai ekonomi tinggi.
“Oleh sebab itu untuk menunjang kehidupan dalam keluarga, dengan demikian kami mendukung perintah pemerintah pusat melalui Kemendagri,” bebernya.
Penanaman ubi jalar secara simbolis untuk 5 Distrik se kabupaten Yalimo dipusatkan di kampung Hulikma Distrik Abenaho Yalimo ini merupakan program prioritas dalam hal budaya orang gunung dan 5 tahun ke depan pemerintah akan memotivasi, mendorong kelompok-kelompok tani.
“Dengan hasil kebun dan ternak babi masyarakat bisa membiayai anak pendidikan dan juga menunjang kehidupan dalam rumah tangga masing-masing keluarga, dan ini merupakan program prioritas pemerintah,” terangnya.
Dalam kesempatan ini Bupati Yalimo menyerahkan bantuan berupa uang kepada kelompok tani kebun ubi jalar di Hulikam, bantuan kepada gereja dan juga bantuan kepada kaum ibu disaksikan tamu undangan.
Sementara itu Ketua DPRK Kabupaten Yalimo Elia Yare,S.Sos meminta masyarakat tidak menonton tetapi masyarakat tetap berkebun dan ternak sesuai dengan apa yang dicanangkan oleh pemerintah daerah.
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…