

dr Aaron Rumainum (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum menyebut, cakupan vaksnasi untuk dosis I sebanyak 34 persen, dosis II 25 persen dan dosis III 7 persen.
Dengan cakupan vaksinasi tersebut, dr Aaron menyampaikan perlu mengkonfirmasikannya kepada Dinas Sosial terkait jumlah penduduk yang ada di Papua harus dicek ulang
“Menurut saya dengan sasaran yang seperti itu, dua jutaan yang bisa divaksin. Namun, mengingat jumlah penduduk kita di beberapa daerah maka patuh ditinjau ulang karena tidak punya NIK,” papar dr Aaron kepada wartawan usai aksi donor darah dan vaksinasi di Lukas Enembe Stadium, Senin (8/8).
Menurut dr Aaron, cakupan vaksinasi di Papua sudah ada 60 hingga 70 persen. Hanya saja tercatat 34 persen lantaran banyak penduduk yang tidak punya NIK.
“Kita tidak meyakini bahwa yang dua juta itu yang punya NIK semua, menurut saya cakupan vaksinasi kita 60 hingga 70 persen. Jika melihat kasusnya saat ini di Jayapura dan Mimika saja yang meningkat, sementara daerah lainnya tidak,” tegasnya.
“Kalaupun saat ini kasus aktifnya banyak, tapi tidak sebanyak yang terjadi pada Juni-Agustus tahun 2021 lalu. Dan saat Omicron Februari dan Maret tahun 2022 dimana tidak ada yang meninggal,” terangnya. (fia/gin)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…