

Dr. Benhur Tomi Mano, MM (FOTO:Grati)
JAYAPURA – Dari data Satgas Covid-19 angka pasien terinfeksi Covid-19 setelah perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak signifikan. Data terakhir pasien covid 19 di Kota Jayapura pada Kamis (5/5) sebanyak 7 kasus, menurun satu kasus dari yang sebelumnya sebanyak 8 kasus.
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan perkembangan Covid-19 sudah turun. “Sekarang ini sudah melandai. Datanya di beberapa rumah sakit sudah nol, tidak ada yang rawat inap,” ujarnya.
Benhur membeberkan, angka Covid pernah turun hingga 3 kasus pada Jumat 22 April, namun naik secara bertahap. “Karena dia naik10, turun 8, turun 3 lalu naik lagi, karena tidak ada kedisiplinan masyarakat memakai masker. Kalau kita pakai masker, pasti akan menuju ke titik nol,” jelasnya.
Benhur menekankan, kendati Kota Jayapura akan menuju endemi dan bukan lagi pandemic, namun prokes tetap harus diterapkan. “Saya lihat sekarang ini sudah banyak yang tidak pakai masker lagi di Kota Jayapura. Ini orang-orang yang kepala batu,” imbuhnya.
Di samping itu, pihaknya juga akan memaksimalkan capaian vaksinasi di Kota Jayapura. “Ini akan kita dorong terus, target kita 231 lebih ini cukup tinggi. Dengan membangun kerjasama antara pemerintah kota, Polresta, Kodim, Lantamal dan tenaga kesehatan,” tandasnya. (Rhy/tri)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…