Categories: PARIWARA

Dorong Pembinaan Rohani, Bangun Kantor, Aula Klasis GIDI

KARUBAGA-Guna meningkatkan pembinaan rohani  kepada umat Kristen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati Marthen Kogoya, SH, M.AP berkomitmen mendorong peningkatan akses umum Gereja GIDI.

Komitmen itu diwujudkan oleh Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH, M.AP dengan meletakkan batu pertama pembagunan 3 gedung sekaligus yaitu pembangunan Aula GIDI, Kantor Wilayah Toli dan Aula Klasis Konda.

Peletakan batu pertama oleh Bupati Marthen Kogoya, itu didampingi Sekda Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si dan Ketua Bappeda, Imanuel Gurik, Dandim Penghubung Jayawijaya 1702 Mayor Inf Edy Ponco Wibowo. Hadir juga Anggota DPRD Tolikara, Lenas Gire dan para hambah Tuhan pengurus Wilayah Toli, Pdt. Marthen Jingga, Ketua Klasis Konda, Pdt. Agus Kogoya dan disaksikan jemaat GIDI di kompleks Gereja GIDI Karubaga, Jumat, (4/8).

Bupati Marthen Kogoya saat peletakan batu pertama megatakan, puji Tuhan sedang berada di tempat yang sangat bersejarah, para kader yang ada bekerja di pemerintahan, termasuk dirinya dan semua masyarakat yang ada di seluruh Tolikara karena Injil. Injil lahir, setelah itu Kabupaten Tolikara hadir. Injil lebih dulu hadir setelah itu pemerintah hadir, Injil sementara bekerja baru pemerintah menyusul.

“Firman Tuhan berkata bahwa segala sesuatu itu indah pada waktunya, sesuai dengan Firman Tuhan yang disampaikan Ketua Wilayah Pdt. Marthen jingga,” ujarnya.

Dikatakan, sudah pernah diajukan untuk pembangunan Aula GIDI kepada pemerintah daerah, tapi tidak terealisasi karena dana tidak cukup. Semua bisa terwujud sesuai rancangan Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Saya pikir ini rencana Tuhan yang indah, kita bisa bangun Aula GIDI ini, saya bersyukur bersama dengan Sekda dan kepala Bappeda meletakkan batu pertama pembangunan Aula GIDI ini,”ktanya.

Bupati memberikan apresiasi kepada anggota DPRD Tolikara yang ikut mendukung pembagunan aula GIDI ini, karena kalau anggota DPRD tidak menyetujui rencana pembangunan ini, maka tentu tidak bisa dibangun. Sama halnya teman – teman tim anggaran, terutama Sekda dan Kepala Bappeda sudah mendorong pembangunan gedung aula ini, sehingga sesuai doa orang tua bisa dibangun aula GIDI ini.

Menurutnya, aula GIDI ini setelah dibangun akan dihibahkan kepada pihak GIDI Wilayah Toli untuk dikelola. Apabila pemerintah ada kegiatan tentu akan disewa kepada pihak gereja wilayah Toli. Karena itu aset gereja ini harus dikelola dengan baik oleh pengurus wilayah. Sinergitas antara pemerintah dengan dereja harus berjalan dengan baik, sesuai tugas panggilan masing – masing, pemerintah bangun jasmani dan gereja bangun rohani.(Diskominfo Tolikara)*

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: TOLIKARA

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

2 hours ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

3 hours ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

4 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

5 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

8 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

9 hours ago