

Kadinkes, Kabid P2P, dan Staf Dinkes Kabupaten Tolikara mengikuti ibadah natal dan peresmian gedung baru Puskesmas Kanggime, Sabtu (29/11) (foto:Diskomdigi tolikara)
KANGIME– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Elius Enembe, S.Kep., M.Kes, bersama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Ronal Kogoya, SKM, serta staf Dinas Kesehatan menghadiri Ibadah Natal Puskesmas Kanggime yang dirangkaikan dengan peresmian gedung baru Puskesmas Kanggime, Sabtu (29/11).
Acara ini menjadi momentum penting bagi tenaga kesehatan dan masyarakat Distrik Kanggime dalam menyambut pelayanan kesehatan yang lebih layak dan bermutu.
Kegiatan berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan, dihadiri oleh seluruh tenaga kesehatan Puskesmas di wilayah Dapil IV, tokoh gereja, tokoh masyarakat, kepala distrik, serta unsur pemerintah setempat. Ibadah Natal berlangsung khidmat dengan sorotan: Tema: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24)
Subtema: “Melalui Natal Saat Ini, Mari Kita Bangkitkan Semangat dalam Melayani dengan Tulus, Penuh Kasih, dan Penuh Damai sebagai Satu Keluarga.”
Dalam sambutannya, Kadinkes Tolikara menegaskan bahwa pembangunan gedung baru Puskesmas Kanggime merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk meningkatkan akses layanan kesehatan hingga ke distrik-distrik terpencil.
Gedung puskesmas yang baru ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah daerah. Kami berharap pelayanan kesehatan di Kanggime semakin maju, semakin cepat, dan semakin menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Elius Enembe.
Gedung baru Puskesmas Kanggime dibangun untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar, menyediakan fasilitas yang lebih memadai, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi tenaga kesehatan.
Kabid P2P, Ronal Kogoya, SKM, menekankan bahwa dengan adanya gedung baru yang lebih layak, puskesmas harus meningkatkan kualitas pelayanan promotif dan preventif, terutama dalam pengendalian penyakit menular, peningkatan cakupan imunisasi, pemantauan kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…