

Jeri Agus Yudianto (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Untuk mengetahui realisasi kegiatan dan penyerapan anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua di sisa waktu triwulan terakhir tahun 2023, penting untuk dilakukan evaluasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto menyebut, progres pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) keadaan per 25 Oktober 2023, dengan realisasi keuangan mencapai 68,26 persen.
Dengan rincian realisasi kata Jeri, untuk belanja operasinal sebesar 81,07 persen. Dengan realisasi fisik 41,12 (untuk kegiatan pembayaran gaji dan tunjangan serta kegiatan kegiatan yang bersifat non fisik).
“Belanja modal masih 20,73 persen, dengan realisasi fisik 19,61 persen (merupakan belanja yang membiayai kegiatan yang bersifat fisik),” terang Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (27/10).
Lanjut Jeri, untuk belanja tidak terduga dan transfer mencapai 66,16 persen. Dimana realisasi fisik mencapai 42,05 persen. “Diharapkan pihak terkait tetap berupaya untuk mengejar proses. Dan optimis maksimal, tentunya sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada,” kata Jeri melalui pesan WhatsApnya.
Jeri berharap, masing masing Orgnaisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua tetap fokus mengejar target realiasi fisik dan penyerapan anggaran sesuai yang diharapkan.
“Sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, serta pelayanan kemasyarakatan di Provinsi Papua berjalan optimal dan maksimal, untuk kesejahteraan masyarakat di bumi cenderawasih,” pungkasnya. (fia/tri)
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…