

Dance Yulian Flassy ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Terkait dengan aksi masa yang mengobrak abrik dan melakukan pengrusakan, rumah dinas kediaman almarhum Wakil Gubernur Papua, Pemerintah Provinsi Papua akui kejadiaan tersebut akan diserahkan kepada pihak yang berwajib.
“Kami menyerahkan semua ini ke pihak yang berwajib untuk dapat menyelesaikan hal tersebut, akan tetapi untuk saat ini kami masih fokus dengan kegiatan kunjungan Kapolri dan panglima terlebih dahulu,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (27/5) kemarin.
Nantinya pihak keamanan yang akan melakukan langkah-langkah penyelidikan, yang jelas pihaknya akan menyerahkan kasus pengrusakan rumah dinas Wakil Gubernur kepada pihak berwajib untuk dapat diselesaikan. “Ada CCTV yang bisa membantu pihak keamanan dalam hal menyelidiki aksi pengrusakan rumah dinas yang dilakukan masyarakat pada Minggu (22/5) lalu,” tambahnya. (ana)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…